Pasar anak muda menjadi salah satu ceruk bisnis yang cukup potensial untuk disasar oleh para pebisnis. Salah satunya lewat sektor fesyen. Terang saja, anak muda memang selama ini sangat lekat dengan tren fesyen dan gaya hidup. Mereka sangat mudah mengikuti tren mode terkini agar selalu terlihat trendi. Itulah yang membuat Aria Rajasa, pendiri situs Tees.co.id optimistis membangun situs toko online yang menyasar kalangan anak muda.
Agar usahanya ini berbeda dengan toko online kebanyakan, Aria membuat beberapa perbedaan layanan dalam situs ini. Salah satunya adalah para konsumen bisa memesan produk fesyen yang tersedia di toko ini dengan desain yang mereka inginkan alias customized. Produk fesyen yang ditawarkan seperti kaus anak dan dewasa, kemeja, sweater, jacket, casing ponsel, poster dan banyak lagi.
Situs ini dibuat berawal dari pengalaman Aria yang kesulitan membeli kaus-kaus clothing line yang sedang tren di kalangan anak muda sejak beberapa tahun silam. Clothing line adalah bisnis pakaian dan produk fesyen karya desainer independen yang biasanya dipasarkan lewat distro-distro atau melalui jejaring sosial (online).
Karena waktu itu selalu ada rata-rata kuantitas minimum yang harus dia beli. Padahal, dia hanya membutuhkan sedikit untuk dia gunakan sendiri. Sehingga dia merasakan kebingungan bagaimana cara mengatasi stok kaus yang berlebih. Dari situ, dia memiliki ide untuk menjalankan bisnis clothing line namun tidak perlu ada kuantitas pembelian minimum bagi para konsumen. "Sehingga masalah kelebihan persediaan bisa diatasi," ujar dia.
Itulah yang membuat situs Tees.co.id terbentuk dengan metode print-on demand, alias dibuat setelah ada pesanan yang datang. Situs Tees.co.id sengaja di bentuk untuk memudahkan para desainer kaus atau yang ingin mencari produk fesyen dengan desain unik dapat dengan mudah mendapatkannya di situs ini tanpa harus ada jumlah minimum pemesanan.
Ada 20 kategori produk
Menurut dia, model situs seperti ini bukan hal baru di luar negeri. Namun Aria mulai memperkenalkan dan mengadadaptasikan di Indonesia. Bersama dengan dua rekannya, Bima dan Gary, mereka mendirikan situs Tees.co.id di tahun 2011. Berbekal dari ilmu yang dia dapat dari kuliah di jurusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), Aria mengembangkan situs ini bersama teman-temannya dengan modal yang minimal.
Sebelumnya, Aria memang telah memiliki cukup pengalaman dalam bidang desain web dan blog. Pada tahun 2005 silam, dia sempat membuat desain dan program situs e-Aceh-nias.org yang isinya menampilkan data bantuan dana untuk tsunami Aceh dari berbagai pihak. Di tahun 2010, dia juga mengembangkan situs toko online gantibaju.com.
Aria bilang, kelebihan situs ini adalah tujuannya yang untuk memudahkan semua orang untuk menjual desain mereka dalam berbagai bentuk produk fesyen tanpa modal dan pengetahuan pencetakan. Arya juga ingin semua orang bebas berkarya dan menghasilkan uang dari karyanya sendiri. Sehingga, setiap orang yang memiliki banyak ide desain dalam kepalanya, dapat membuka lapak sendiri di situs ini.
Aria akan mengurus semua hal dari hal pembelian dan pembayaran, percetakan, pengiriman dan layanan purna jual. Sehingga desainer yang memiliki toko di situs ini bisa focus dalam berkarya dan mempromosikan desain mereka.
"Awalnnya kami membuka usaha ini dengan modal nekat aja, kami buat prototype awal dan langsung jalan. Ternyata mendapatkan respons yang lumayan, sehingga kami teruskan sampai sekarang,� ucap Aria.
Saat ini Tees.co.id mempunyai lebih dari 20 kategori produk fesyen yang dijajakan. Aria bilang Tees.co.id memang fokus menjual produk-produk mulai dari kaus, kemudian melebar ke produk fesyen lainnya. Ada tiga kategori besar yakni: fesyen, asesoris gadget dan produk dekorasi yang diaplikasikan dengan cara dicetak, seperti poster.
Lantaran customized, produk yang dijajakan di sini lebih personal. Semisal ada pelanggan yang ingin menambahkan inisial namanya di sebuah produk, atau munta dibuat hadiah untuk teman dengan menambahkan nama teman tersebut di sebuah mug. "Semua itu bisa dilakukan di Tees.co.id," katanya.
Sistem kerjasama antara Aria dengan para desainer yang membuka lapak sendiri di situs ini adalah hanya dengan mendaftar saja dan tidak dipungut biaya atau gratis tanpa modal. Manajemen Tees.co.id berusaha semaksimal mungkin untuk mempermudah orang dalam berjualan. cukup dengan membuka toko di Tees, memasukkan produk mereka, dan mereka sudah siap berjualan. "Biasannya kami hanya mengambil keuntungan dari komisi setiap penjualan,� tandas Aria.
Sistem bagi keuntungan hanya dengan mengenakan ongkos produksi cetak kaus saja sebesar Rp 120.000 per unit. Misalnnya harga jual kaus ke konsumen sebesar Rp 149.000 per unit, Aria hanya mengambil untung dari harga produksi kaus sebesar Rp 120.00. Sehingga si pemilik desain akan mendapat sisa hasil penjualan sebesar Rp 29.000 per kaus.
Penetapan harga jual diserahkan kepada masing-masing desainer. Namun Aria juga memberi saran bagi para penjual untuk menentukan harga jual. �Dari harga produksi itu kami menjamin tanpa risiko dan proses pembuatannya cepat. Kami sediakan semua dari online market place, produksi, pengurusan stok barang, sampai layanan konsumen,� ujar Aria. Saat ini Tees.co.id telah memiliki lebih dari 20.000 pemilik toko yang sudah menghasilkan lebih dari 100.000 desain produk fesyen.
Demografi pembeli Tees.co.id saat ini yang terbesar berasal dari Jakarta. Kemudian setelah itu dari beberapa kota besar lainnya seperti Surabaya, Solo, dan Makassar. Sementara para desainer yang membuka lapak di situs ini cukup merata, meskipun Jakarta tetap menjadi daerah dengan store owner terbesar. Namun sayang, Aria Rajasa, pendiri Tees.co.id enggan menyebutkan berapa banyak omzet penjualan per bulan yang dia raih.
Ke depannya, Aria memiliki mimpi dan rencana untuk melebarkan sayap ke Asia Tenggara dalam waktu dekat ini. Dia juga ingin membuat Tees.co.id menjadi tempat tujuan semua orang yang membutuhkan customized merchandise.
Agung Harsoyo, pengamat e-commerce mengatakan, situs ini cukup bagus karena memudahkan desainer bisa menjual produknya dan tetap fokus melakukan desain tanpa harus mengurus masalah pemasaran dan lainnya. Ini merupakan satu model bisnis baru dan kreatif. "Saya rasa pembagian keuntungan pun cukup realistis, dan menguntungkan masing-masing pihak,� ujar Agung kepada KONTAN.
Agung menyarankan, agar perlu diperhatikan masalah sistem pembayaran produk. Karena produk dalam situs ini menyasar anak muda, sehingga belum tentu semua anak muda memiliki rekening bank sendiri. Tidak ada salahnnya Tees.co.id menjalin kerjasama denga convenience store seperti Seven Eleven, Indomaret, Lawson, Circle K, dan lainnya untuk bisa melakukan transaksi pembelian produk di Tees.co.id. Ini untuk mendekatkan dengan target pasar anak muda dan untuk kemudahan transaksi.
Selanjutnya, sebagai situs market place, ada baiknya situs ini membuat aplikasi untuk bisa memantau alias tracking posisi pengiriman barang hingga barang pesanan sampai tujuan. Ini bertujuan agar konsumen bisa merasa aman dalam melakukan transaksi.
Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com
Cicipi fulus dari unggah video di Youtube
Anda tentu tahu nama penyanyi Justin Bieber. Nah, kalau Amerika Serikat punya Bieber, Indonesia punya banyak selebritas yang mengawali karier lewat situs video Youtube, seperti Gamaliel dan Audrey Tapiheru. Ya, situs video sharing itu memang sudah memunculkan banyak aktris-aktris baru.
Namun, ternyata, popularitas bukanlah satu-satunya hal yang bisa diraih dengan memamerkan karya di Youtube. Sebagai youtubers, sebutan untuk pemilik akun Youtube, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Youtube memiliki program kemitraan bagi para penggunanya. Lewat program ini, Youtubers bisa mendapatkan uang dari iklan yang ditayangkan pada video unggahan si youtuber.
Caranya gampang-gampang susah. Anda hanya perlu memiliki akun Youtube lalu mengunggah video karya Anda di platform video online tersebut. Namun, video Anda harus disaksikan banyak orang dulu jika ingin mendapatkan pemasukan yang besar.
Semua orang bisa memonetisasi Youtube berkat program kemitraan yang ditawarkan situs di bawah bendera grup Google ini. Anda hanya perlu mendaftarkan akun Youtube sebagai mitra Youtube. Selanjutnya, Youtube akan memberikan ketentuan yang harus diikuti. Anda akan diberikan pilihan untuk memonetisasi akun Youtube atau tidak. Jika iya, maka pada video yang Anda unggah, Youtube akan menyisipkan iklan di awal video.
Program kemitraan ini merupakan salah satu cara Youtube mendapatkan penghasilan dari iklan. Pada tiap video Youtube yang dipasangi iklan, sang pemilik akun pun akan mendapatkan imbalan. Nah, besaran imbalan ini berbeda-beda untuk tiap video. Namun, semakin banyak yang menyaksikan video dengan sisipan iklan, maka imbalan yang diberikan pun semakin besar.
Sacha Stevenson adalah salah satu youtubers yang memanfaatkan monetisasi Youtube ini. Bule asal Kanada ini sejak tahun lalu terkenal lewat video-videonya yang berjudul �How To Act Indonesian�. Sacha mengaku sudah mengenal Youtube sejak lama. Ia bergabung dengan situs ini sejak tahun 2011. Dulu, ia mengunggah video berupa parodi lagu yang ia kreasikan sendiri. Namun,
video semacam itu tak begitu populer. Tak banyak yang mengetahui keberadaan akun yang bernama Sasaseno itu.
Angin keberuntungan mengarah padanya sejak ia mengubah konsep konten video. Di video-videonya, Sacha mengkritik kebiasaan-kebiasaan orang Indonesia dengan gaya parodi. Namun, ketika diunggah pada Agustus 2013, video itu tak langsung nge-hit.
Baru pada video ketiga, nama Sacha diperhitungkan sebagai Youtubers yang terkenal. Orang-orang menilai videonya nyeleneh tapi bisa jadi kritik tajam untuk orang Indonesia. Di salah satu video, Sacha menirukan perilaku orang Indonesia yang sembarangan dalam menyeberang jalan. Di video lain, ia menyoroti kebiasaan orang Indonesia membawa mi instan ketika pergi ke luar negeri.
Sacha mengakui tidak semua menyetujui dengan konten video yang ia sajikan di akun Youtube miliknya. Namun, di samping kontroversi yang ditimbulkan, banyak orang yang mengikuti akun Sasaseno itu. Video-videonya selalu mendapatkan banyak kunjungan. Hingga kini, Sacha bahkan sudah memiliki sekitar 194.583 subscribers (istilah untuk pengikut akun di Youtube).
Sacha bilang, semua akun Youtube bisa dimonetisasi. Namun, penghasilan yang didapat dari program kemitraan ini sangat beragam. Youtube akan memberikan sejumlah uang sesuai dengan jumlah kunjungan pada video milik mitranya.
Untuk menambah penghasilan, monetisasi Youtube ini bisa jadi strategi yang bagus. Dalam sebulan, jika videonya sering ditonton, Sacha bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 10 juta dari Youtube. Namun, ia menyayangkan nilai ini tak sebesar dari youtubers luar negeri. �Kalau di luar negeri, imbalan dari Youtube bisa jauh lebih besar dibandingkan youtubers Indonesia. Tapi saya tak tahu alasannya,� kata Sacha.
Bisa perusahaan
Akun Youtube lain yang mengikuti program kemitraan ini ialah Eka Gustiwana Putra. Para youtubers mengenal Eka melalui aransemen lagu yang ia tampilkan di Youtube. Eka bilang, sejak tahun 2009 ia sudah punya akun Youtube, tapi ia hanya mengunggah video pribadi. Lalu, akun itu ia biarkan sampai 2011.
Eka bercerita, ia pernah merintis karier sebagai penyanyi dari kafe ke kafe. Bahkan ia juga pernah membentuk grup band musik. Sayangnya, karier ini kurang berhasil. Namun itu tak menghentikan Eka untuk terus berkarya.
Eka kerap mengikuti lomba membuat jingle. Lantaran sering menang lomba, Eka dipilih untuk mengaransemen lagu untuk Nikita Willy pada 2010. Di samping itu, Eka mulai memproduksi lagi jingle untuk perusahaan dan iklan. �Tapi dulu kurang ter-expose,� ungkapnya.
Nama Eka bersinar ketika ia membuat video parodi Arya Wiguna yang wajahnya sempat mengisi layar kaca pada 2013. Video itu ditonton oleh satu juta orang. �Dari situ saya konsisten untuk berkarya lewat wadah Youtube,� ujar dia.
Eka enggan mengatakan penghasilan yang ia dapat dari Youtube. Namun, ia bilang, Youtube punya sistem penghitungan sendiri. Youtube bisa menganalisa video yang ditonton sampai akhir atau yang hanya ditonton selama lima detik. Nah, penghasilan mitra dihitung berdasarkan jumlah penonton dan lama video ditonton. �Penghasilan saya perbulan yang diperoleh dari Youtube itu di atas UMR,� cetus dia.
Pemasukan dari Youtube menyumbang setidaknya 30% dari total penghasilan pribadinya per bulan. Menurut Eka, ada Youtubers yang bisa meraih lebih dari Rp 10 juta hanya dari pemasangan iklan di Youtube.
Tak hanya perorangan, akun Youtube milik perusahaan pun bisa meraup keuntungan dari program kemitraan Youtube ini. Media penyedia konten hiburan dan humor seperti Malesbangetdotcom (MBDC) bisa menjadi contoh.
CEO MBDC Christian Sugiono menuturkan, MBDC sudah jadi mitra Youtube sejak awal 2013. Lantaran, videonya populer di kalangan Youtubers, MBDC ditawari mengikuti program kemitraan Youtube. Sebagai media yang fokus memproduksi konten video, Christian pun langsung menyetujui tawaran tersebut. �Kami juga melihat Youtube sebagai platform yang paling baik dalam menyajikan video secara online,� ucap Christian.
Menurut pria berusia 33 ini, penghasilan dari program kemitraan Youtube ini tak bisa dibilang besar. Untuk tiap 1.000 views, Christian bilang, besaran uang yang diberikan Youtube ada pada kisaran US$ 3�US$ 6. �Ini berubah terus tergantung dari Youtube,� ucap dia.
Dus, MBDC memang tak menggantungkan pemasukan dari program ini. Pasalnya, program ini hanya menyumbangkan penghasilan di bawah kisaran 10% untuk MBDC.
Tidak Sekadar Uang
Para youtubers yang menjadi mitra Youtube ini mengaku program kemitraan tidak hanya menghasilkan keuntungan dalam bentuk materi bagi mereka. Contohnya Sacha, yang membangun kariernya di dunia televisi. �Saya sering diundang oleh stasiun televisi untuk membicarakan akun Youtube milik saya. Bahkan ada juga yang menawari saya untuk bikin buku,� ucapnya.
Bila tertarik mengantongi pendapatan dari Youtube, Sacha bilang, saat ini merupakan saat yang tepat. Pasalnya, Youtube di Indonesia belum berkembang secara maksimal. Masih banyak pengguna internet di sini yang belum mengakses Youtube. Bahkan akun yang punya subscribers satu juta orang hanya Raditya Dika. Padahal di luar negeri, hal semacam itu sudah biasa terjadi. �Mending mulai sekarang karena kalau tunggu nanti, akan susah karena kompetisinya akan lebih ketat dan akan semakin banyak yang membuat video Youtube,� cetus Sacha.
Ia menambahkan, Youtube bisa dijadikan awal karier di bidang hiburan. Akan tetapi, selain keterampilan membuat video yang menarik, youtuber harus memiliki keterampilan lain. Sacha, misalnya, bisa jadi presenter di beberapa acara karena orang-orang mengenal dia lewat Youtube.
Berbeda dengan Eka yang kerap mendapatkan orderan membuat stick composing untuk iklan dan perusahaan-perusahaan berkat Youtube. �Ada juga yang bikin video Youtube lalu diajak main sinetron lalu jadi artis,� ucap pemilik akun dengan 277.000 subscribers ini.
Christian juga menyetujui hal itu. Menurut dia, program kemitraan ini bukan semata-mata jadi sumber penghasilan tapi mendatangkan peluang yang lebih besar lagi. Dengan jadi mitra Youtube, konten video MBDC lebih mudah ditemukan. Pasalnya, sebagai mitra, MBDC mendapat perlakuan khusus sehingga sering dipromosikan Youtube. Ini menambah jumlah subscribers akun MBDC secara signifikan. Secara otomatis, brand awareness MBDC di kalangan masyarakat pun semakin meningkat.
Harus berani bereksperimen
Menjadi mitra Youtube bisa menjadi sumber penghasilan baru. Akan tetapi, hal ini tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak faktor yang membuat sebuah video ditonton banyak orang. Faktor utama adalah konten yang menarik.
Christian Sugiono, CEO Malesbangetdotcom mengatakan youtuber harus mengunggah video dengan konten bagus secara terus-menerus. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan satu video saja. Untuk konten, saat ini Christian bilang, video yang paling banyak ditonton adalah video yang berisi pengalaman jalan-jalan atau tutorial serta video-video komedi.
Yang perlu diperhatikan, Youtube sangat ketat dalam hal hak cipta. Pastikan video yang Anda unggah merupakan karya orisinil. �Kalau melanggar, Youtube akan memblok video sehingga tidak bisa ditonton lagi,� katanya.
Sementara youtuber Sacha Stevenson menambahkan, untuk bisa terkenal di Youtube bukan perkara instan. Namun, yang penting, seseorang harus terus-menerus menyajikan konten yang menarik. �Kalau pada video pertama belum banyak yang tonton, belajar dari situ lalu bikin video yang lebih bagus lagi sehingga banyak orang menonton videomu,� ujarnya.
Di sisi lain, untuk jadi youtuber juga harus punya keterampilan teknis membuat video. Sacha harus belajar bagaimana mengambil gambar dengan kamera DSLR serta mengedit video itu di komputer. Pasalnya, konten yang menarik saja tak cukup, video juga harus bagus alias enak ditonton.
Untuk menghasilkan video yang bagus, tak tanggung-tanggung Sacha harus membeli peralatan lengkap. Kini, setiap membuat video, biasanya Sacha menggunakan kamera DSLR, tripod, wireless microphone dan peralatan audio. Perlengkapan ini dimilikinya dengan mengeluarkan sekitar Rp 30 juta. �Untuk pemula, peralatan tak harus lengkap dan kualitas paling bagus, kamu bisa pinjam atau sewa supaya lebih murah,� tutur dia.
Dari segi konten, Sacha menyarankan youtuber sudah memilih tema tertentu sejak video pertama. Setelah diunggah, baru kelihatan, seberapa menarik tema itu untuk youtuber lain. �Minta saran dari teman. Kalau bikin video komedi tapi tidak bagus bisa beralih atau terus bereksperimen sehingga videonya lucu dan bisa dinikmati banyak orang,� kata dia.
Menurut Sacha, tidak ada kata gagal ketika mencoba menyajikan video Youtube. Kalau terus belajar dan rajin mempromosikan video, kemungkinan untuk terkenal di Youtube pun semakin lebar. Eksperimen merupakan hal paling penting karena seperti yang ia katakan, ini bukan perkara instan.
Jika sudah mantap dengan konten, baru sempurnakan hal teknis, seperti pengambilan video dan editing. Sacha bilang, banyak youtuber yang membuat video dengan berbekal kamera yang ada di ponsel pintar. �Peralatan canggih bukan hal utama, tapi kalau bisa dan mampu, mengapa tidak? Karena kualitas video yang bagus bisa jadi daya tarik sebuah video sering ditonton orang,� ungkap dia.
Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com/
Namun, ternyata, popularitas bukanlah satu-satunya hal yang bisa diraih dengan memamerkan karya di Youtube. Sebagai youtubers, sebutan untuk pemilik akun Youtube, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Youtube memiliki program kemitraan bagi para penggunanya. Lewat program ini, Youtubers bisa mendapatkan uang dari iklan yang ditayangkan pada video unggahan si youtuber.
Caranya gampang-gampang susah. Anda hanya perlu memiliki akun Youtube lalu mengunggah video karya Anda di platform video online tersebut. Namun, video Anda harus disaksikan banyak orang dulu jika ingin mendapatkan pemasukan yang besar.
Semua orang bisa memonetisasi Youtube berkat program kemitraan yang ditawarkan situs di bawah bendera grup Google ini. Anda hanya perlu mendaftarkan akun Youtube sebagai mitra Youtube. Selanjutnya, Youtube akan memberikan ketentuan yang harus diikuti. Anda akan diberikan pilihan untuk memonetisasi akun Youtube atau tidak. Jika iya, maka pada video yang Anda unggah, Youtube akan menyisipkan iklan di awal video.
Program kemitraan ini merupakan salah satu cara Youtube mendapatkan penghasilan dari iklan. Pada tiap video Youtube yang dipasangi iklan, sang pemilik akun pun akan mendapatkan imbalan. Nah, besaran imbalan ini berbeda-beda untuk tiap video. Namun, semakin banyak yang menyaksikan video dengan sisipan iklan, maka imbalan yang diberikan pun semakin besar.
Sacha Stevenson adalah salah satu youtubers yang memanfaatkan monetisasi Youtube ini. Bule asal Kanada ini sejak tahun lalu terkenal lewat video-videonya yang berjudul �How To Act Indonesian�. Sacha mengaku sudah mengenal Youtube sejak lama. Ia bergabung dengan situs ini sejak tahun 2011. Dulu, ia mengunggah video berupa parodi lagu yang ia kreasikan sendiri. Namun,
video semacam itu tak begitu populer. Tak banyak yang mengetahui keberadaan akun yang bernama Sasaseno itu.
Angin keberuntungan mengarah padanya sejak ia mengubah konsep konten video. Di video-videonya, Sacha mengkritik kebiasaan-kebiasaan orang Indonesia dengan gaya parodi. Namun, ketika diunggah pada Agustus 2013, video itu tak langsung nge-hit.
Baru pada video ketiga, nama Sacha diperhitungkan sebagai Youtubers yang terkenal. Orang-orang menilai videonya nyeleneh tapi bisa jadi kritik tajam untuk orang Indonesia. Di salah satu video, Sacha menirukan perilaku orang Indonesia yang sembarangan dalam menyeberang jalan. Di video lain, ia menyoroti kebiasaan orang Indonesia membawa mi instan ketika pergi ke luar negeri.
Sacha mengakui tidak semua menyetujui dengan konten video yang ia sajikan di akun Youtube miliknya. Namun, di samping kontroversi yang ditimbulkan, banyak orang yang mengikuti akun Sasaseno itu. Video-videonya selalu mendapatkan banyak kunjungan. Hingga kini, Sacha bahkan sudah memiliki sekitar 194.583 subscribers (istilah untuk pengikut akun di Youtube).
Sacha bilang, semua akun Youtube bisa dimonetisasi. Namun, penghasilan yang didapat dari program kemitraan ini sangat beragam. Youtube akan memberikan sejumlah uang sesuai dengan jumlah kunjungan pada video milik mitranya.
Untuk menambah penghasilan, monetisasi Youtube ini bisa jadi strategi yang bagus. Dalam sebulan, jika videonya sering ditonton, Sacha bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 10 juta dari Youtube. Namun, ia menyayangkan nilai ini tak sebesar dari youtubers luar negeri. �Kalau di luar negeri, imbalan dari Youtube bisa jauh lebih besar dibandingkan youtubers Indonesia. Tapi saya tak tahu alasannya,� kata Sacha.
Bisa perusahaan
Akun Youtube lain yang mengikuti program kemitraan ini ialah Eka Gustiwana Putra. Para youtubers mengenal Eka melalui aransemen lagu yang ia tampilkan di Youtube. Eka bilang, sejak tahun 2009 ia sudah punya akun Youtube, tapi ia hanya mengunggah video pribadi. Lalu, akun itu ia biarkan sampai 2011.
Eka bercerita, ia pernah merintis karier sebagai penyanyi dari kafe ke kafe. Bahkan ia juga pernah membentuk grup band musik. Sayangnya, karier ini kurang berhasil. Namun itu tak menghentikan Eka untuk terus berkarya.
Eka kerap mengikuti lomba membuat jingle. Lantaran sering menang lomba, Eka dipilih untuk mengaransemen lagu untuk Nikita Willy pada 2010. Di samping itu, Eka mulai memproduksi lagi jingle untuk perusahaan dan iklan. �Tapi dulu kurang ter-expose,� ungkapnya.
Nama Eka bersinar ketika ia membuat video parodi Arya Wiguna yang wajahnya sempat mengisi layar kaca pada 2013. Video itu ditonton oleh satu juta orang. �Dari situ saya konsisten untuk berkarya lewat wadah Youtube,� ujar dia.
Eka enggan mengatakan penghasilan yang ia dapat dari Youtube. Namun, ia bilang, Youtube punya sistem penghitungan sendiri. Youtube bisa menganalisa video yang ditonton sampai akhir atau yang hanya ditonton selama lima detik. Nah, penghasilan mitra dihitung berdasarkan jumlah penonton dan lama video ditonton. �Penghasilan saya perbulan yang diperoleh dari Youtube itu di atas UMR,� cetus dia.
Pemasukan dari Youtube menyumbang setidaknya 30% dari total penghasilan pribadinya per bulan. Menurut Eka, ada Youtubers yang bisa meraih lebih dari Rp 10 juta hanya dari pemasangan iklan di Youtube.
Tak hanya perorangan, akun Youtube milik perusahaan pun bisa meraup keuntungan dari program kemitraan Youtube ini. Media penyedia konten hiburan dan humor seperti Malesbangetdotcom (MBDC) bisa menjadi contoh.
CEO MBDC Christian Sugiono menuturkan, MBDC sudah jadi mitra Youtube sejak awal 2013. Lantaran, videonya populer di kalangan Youtubers, MBDC ditawari mengikuti program kemitraan Youtube. Sebagai media yang fokus memproduksi konten video, Christian pun langsung menyetujui tawaran tersebut. �Kami juga melihat Youtube sebagai platform yang paling baik dalam menyajikan video secara online,� ucap Christian.
Menurut pria berusia 33 ini, penghasilan dari program kemitraan Youtube ini tak bisa dibilang besar. Untuk tiap 1.000 views, Christian bilang, besaran uang yang diberikan Youtube ada pada kisaran US$ 3�US$ 6. �Ini berubah terus tergantung dari Youtube,� ucap dia.
Dus, MBDC memang tak menggantungkan pemasukan dari program ini. Pasalnya, program ini hanya menyumbangkan penghasilan di bawah kisaran 10% untuk MBDC.
Tidak Sekadar Uang
Para youtubers yang menjadi mitra Youtube ini mengaku program kemitraan tidak hanya menghasilkan keuntungan dalam bentuk materi bagi mereka. Contohnya Sacha, yang membangun kariernya di dunia televisi. �Saya sering diundang oleh stasiun televisi untuk membicarakan akun Youtube milik saya. Bahkan ada juga yang menawari saya untuk bikin buku,� ucapnya.
Bila tertarik mengantongi pendapatan dari Youtube, Sacha bilang, saat ini merupakan saat yang tepat. Pasalnya, Youtube di Indonesia belum berkembang secara maksimal. Masih banyak pengguna internet di sini yang belum mengakses Youtube. Bahkan akun yang punya subscribers satu juta orang hanya Raditya Dika. Padahal di luar negeri, hal semacam itu sudah biasa terjadi. �Mending mulai sekarang karena kalau tunggu nanti, akan susah karena kompetisinya akan lebih ketat dan akan semakin banyak yang membuat video Youtube,� cetus Sacha.
Ia menambahkan, Youtube bisa dijadikan awal karier di bidang hiburan. Akan tetapi, selain keterampilan membuat video yang menarik, youtuber harus memiliki keterampilan lain. Sacha, misalnya, bisa jadi presenter di beberapa acara karena orang-orang mengenal dia lewat Youtube.
Berbeda dengan Eka yang kerap mendapatkan orderan membuat stick composing untuk iklan dan perusahaan-perusahaan berkat Youtube. �Ada juga yang bikin video Youtube lalu diajak main sinetron lalu jadi artis,� ucap pemilik akun dengan 277.000 subscribers ini.
Christian juga menyetujui hal itu. Menurut dia, program kemitraan ini bukan semata-mata jadi sumber penghasilan tapi mendatangkan peluang yang lebih besar lagi. Dengan jadi mitra Youtube, konten video MBDC lebih mudah ditemukan. Pasalnya, sebagai mitra, MBDC mendapat perlakuan khusus sehingga sering dipromosikan Youtube. Ini menambah jumlah subscribers akun MBDC secara signifikan. Secara otomatis, brand awareness MBDC di kalangan masyarakat pun semakin meningkat.
Harus berani bereksperimen
Menjadi mitra Youtube bisa menjadi sumber penghasilan baru. Akan tetapi, hal ini tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak faktor yang membuat sebuah video ditonton banyak orang. Faktor utama adalah konten yang menarik.
Christian Sugiono, CEO Malesbangetdotcom mengatakan youtuber harus mengunggah video dengan konten bagus secara terus-menerus. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan satu video saja. Untuk konten, saat ini Christian bilang, video yang paling banyak ditonton adalah video yang berisi pengalaman jalan-jalan atau tutorial serta video-video komedi.
Yang perlu diperhatikan, Youtube sangat ketat dalam hal hak cipta. Pastikan video yang Anda unggah merupakan karya orisinil. �Kalau melanggar, Youtube akan memblok video sehingga tidak bisa ditonton lagi,� katanya.
Sementara youtuber Sacha Stevenson menambahkan, untuk bisa terkenal di Youtube bukan perkara instan. Namun, yang penting, seseorang harus terus-menerus menyajikan konten yang menarik. �Kalau pada video pertama belum banyak yang tonton, belajar dari situ lalu bikin video yang lebih bagus lagi sehingga banyak orang menonton videomu,� ujarnya.
Di sisi lain, untuk jadi youtuber juga harus punya keterampilan teknis membuat video. Sacha harus belajar bagaimana mengambil gambar dengan kamera DSLR serta mengedit video itu di komputer. Pasalnya, konten yang menarik saja tak cukup, video juga harus bagus alias enak ditonton.
Untuk menghasilkan video yang bagus, tak tanggung-tanggung Sacha harus membeli peralatan lengkap. Kini, setiap membuat video, biasanya Sacha menggunakan kamera DSLR, tripod, wireless microphone dan peralatan audio. Perlengkapan ini dimilikinya dengan mengeluarkan sekitar Rp 30 juta. �Untuk pemula, peralatan tak harus lengkap dan kualitas paling bagus, kamu bisa pinjam atau sewa supaya lebih murah,� tutur dia.
Dari segi konten, Sacha menyarankan youtuber sudah memilih tema tertentu sejak video pertama. Setelah diunggah, baru kelihatan, seberapa menarik tema itu untuk youtuber lain. �Minta saran dari teman. Kalau bikin video komedi tapi tidak bagus bisa beralih atau terus bereksperimen sehingga videonya lucu dan bisa dinikmati banyak orang,� kata dia.
Menurut Sacha, tidak ada kata gagal ketika mencoba menyajikan video Youtube. Kalau terus belajar dan rajin mempromosikan video, kemungkinan untuk terkenal di Youtube pun semakin lebar. Eksperimen merupakan hal paling penting karena seperti yang ia katakan, ini bukan perkara instan.
Jika sudah mantap dengan konten, baru sempurnakan hal teknis, seperti pengambilan video dan editing. Sacha bilang, banyak youtuber yang membuat video dengan berbekal kamera yang ada di ponsel pintar. �Peralatan canggih bukan hal utama, tapi kalau bisa dan mampu, mengapa tidak? Karena kualitas video yang bagus bisa jadi daya tarik sebuah video sering ditonton orang,� ungkap dia.
Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com/
Portal yang memudahkan orang bertransaksi keuangan
Tingkat literasi keuangan masyarakat di Indonesia sangat rendah. Menurut riset yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan masyarakat sangat mini alias hanya 21,8%. Ini berarti hanya sekitar 52 juta orang yang paham terhadap industri keuangan serta produk keuangan dengan baik.
Di tengah kondisi ini, muncul situs yang bisa jadi alternatif untuk mengenal produk keuangan secara detil. Situs tersebut berdomain www.cekaja.com yang dirintis oleh JP Ellis sebagai chief executive officer (CEO). Adapun pendanaan berasal dari Mountain South East Asia Venture yang berlokasi di Jakarta Barat.
Selain mendapat informasi, melalui Cekaja, Anda juga bisa membandingkan produk-produk finansial. Jadi, tak perlu bingung dalam membuat keputusan finansial. Meski sudah didirikan pada Januari tahun ini, Cekaja versi beta baru resmi meluncur pada April lalu. �Kami mulai dengan produk kredit dan deposito, tapi sekarang sudah diperluas dengan produk asuransi, bahkan langganan televisi kabel,� ujar Ellis.
Ia menerangkan Cekaja bertindak sebagai perantara untuk mempermudah nasabah melakukan keputusan finansial dan berlangganan televisi kabel. Pada akhirnya, yang menyediakan peminjaman ataupun menyimpan dana nasabah adalah lembaga keuangan, bukan Cek-aja. �Lewat CekAja.com, prosesnya lebih transparan, lebih gampang, dan lebih cepat. Nasabah juga tidak dipungut biaya oleh kami,� katanya.
Alhasil, masyarakat tak perlu lagi datang ke bank untuk mencari detail produk yang ditawarkan. Bahkan, dengan informasi yang lengkap di situs ini, masyarakat bisa membandingkan antara produk keuangan yang satu dengan yang lain.
Namun, Cekaja juga tetap butuh data pribadi nasabah yang ingin melakukan transaksi keuangan melalui portal tersebut. Hal ini sudah diatur oleh peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.
Dus, nasabah yang mengisi formulir dan mendaftar sebuah produk di CekAja.com akan melakukan otorisasi khusus bahwa mereka bersedia untuk dihubungi oleh layanan call center. Tujuannya untuk verifikasi data.
Portal ini juga memberi layanan gratis jemputan kurir untuk syarat dokumen yang dibutuhkan secara fisik. �Setiap kegiatan konfirmasi dilakukan atas persetujuan pengguna Cek-aja alias nasabah,� ucap dia.
Cekaja juga akan memverifikasi setiap data pribadi yang di-input oleh nasabah ketika mengajukan aplikasi sebuah produk. Ketentuannya, data tersebut tak akan disebarkan pada pihak lain tanpa kesepakatan nasabah.
Untuk merambah startup ini, Ellis mengatakan dana yang dikeluarkan lebih dari Rp 1 miliar. Adapun pemasukan rutin startup ini berasal dari komisi yang diberikan lembaga keuangan. Sejauh ini, Ellis bilang, Cekaja bermitra dengan lebih dari 50 lembaga keuangan. Tiap transaksi keuangan yang terjadi di Cekaja, mitra akan memberikan komisi sesuai kesepakatan dengan Cekaja.
Meski enggan mengungkapkan besaran komisi yang diterima, Ellis menjelaskan kesepakatan dari tiap bank atau lembaga asuransi berbeda, begitu juga produknya.
Tonjolkan kelokalan
Ellis menyadari bahwa Cekaja bukanlah satu-satunya portal yang menawarkan jasa membandingkan produk keuangan. Akan tetapi, ia optimistis Cekaja bisa diterima karena menampilkan ciri khas lokal. �Portal lain berasal dari Kuala Lumpur, Singapura, tapi kembali lagi mereka rata-rata tidak punya fasilitas seperti kami, yakni call center, online chatting, dan konsultasi gratis,� tuturnya.
Menurut Ellis, portal lain juga hanya fokus pada satu produk keuangan. Sementara, kebutuhan finansial masyarakat sangat banyak. Selain itu, mungkin mayoritas startup lain belum bekerjasama dengan bank dan regulator. Berbeda dengan Cek-aja yang bermitra dengan lembaga keuangan agar nasabah juga yakin kerahasiaan data pribadi mereka terjaga.
Di situlah letak tantangan pengelola startup serupa Cekaja. Ellis beserta timnya harus bertemu dengan pihak lembaga keuangan untuk meyakinkan bahwa startup ini merupakan evolusi di dunia keuangan. �Kami harus kerjasama dengan bank atau lembaga keuangan lain karena kami tak mau main-main,� tegas Ellis.
Komitmen Cekaja untuk memberikan layanan terbaik berbuah manis. Pengguna Cekaja semakin banyak. Saban bulan, ada 200.000 pengguna portal ini. Sementara, yang jadi nasabah alias yang melakukan transaksi keuangan mencapai 50.000 orang. Sampai sekarang, transaksi yang paling ramai dilakukan ialah pinjaman atau kredit perbankan, KPR, asuransi kesehatan, dan kartu kredit.
Head of Content and Media Relations Cekaja.com, Irijanto, menambahkan, ciri lokal dari portal ini juga dengan menggunakan momen liburan seperti Lebaran atau Natal untuk memberi promo pada nasabah. Kenaikan harga BBM yang baru saja terjadi juga jadi ajang promosi Cekaja. �Untuk nasabah yang beli bensin dengan kartu kredit bisa mendapat cash back. Itu kan lokal, dan akan kami lakukan karena kami fokus pada nasabah,� kata Irijanto.
Selanjutnya, Ellis bilang, Cek-aja juga akan merambah ke negara tetangga. Ia baru saja meresmikan portal layanan finansial dengan nama I Compermo di Filipina mulai November. Filipina jadi pasar kedua yang dibidik Ellis karena karakteristik masyarakatnya mirip dengan Indonesia. Regulasinya pun tak jauh berbeda. �Cara menghitung bunga KTA atau KPR di Filipina dengan Indonesia menggunakan rumus yang sama, jadi kami yakin di sana portal ini juga akan berkembang,� ungkap dia.
Layanan komplet menjaring nasabah
Kepuasan pelanggan menjadi kunci utama mengembangkan usaha yang menawarkan jasa. Strategi tersebut dilakukan oleh CekAja.com dengan membuat layanan komplet seperti call center, online chatting, dan artikel keuangan.
CEO Cekaja JP Ellis mengakui dibandingkan dengan portal lainnya, Cekaja tidak menduduki peringkat pertama dalam hal traffic alias kunjungan pengguna internet. �Akan tetapi dari sisi kualitas, kami jauh lebih bagus karena memberikan layanan yang lengkap,� tandas dia.
Berkaca dari keberhasilan portal Amazon atau Alibaba, Ellis menekankan pentingnya mengutamakan nasabah. Cekaja pun mengupayakan layanan yang komplet agar nasabah benar-benar paham sebelum mengambil keputusan.
Irijanto, Head of Content and Media Relations CekAja.com, menambahkan, selama ini nasabah kerap kesulitan atau terkendala dalam melakukan transaksi kredit. Orang acapkali menemui kesulitan ketika ingin meminjam uang ke bank. �Biasanya kami mengarahkan dulu agar konsumen melakukan perbandingan bank yang terdaftar sebagai mitra kami,� tutur Irijanto. Selain itu, juga ada layanan konsultasi gratis dengan pakar di bidang keuangan.
Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
Di tengah kondisi ini, muncul situs yang bisa jadi alternatif untuk mengenal produk keuangan secara detil. Situs tersebut berdomain www.cekaja.com yang dirintis oleh JP Ellis sebagai chief executive officer (CEO). Adapun pendanaan berasal dari Mountain South East Asia Venture yang berlokasi di Jakarta Barat.
Selain mendapat informasi, melalui Cekaja, Anda juga bisa membandingkan produk-produk finansial. Jadi, tak perlu bingung dalam membuat keputusan finansial. Meski sudah didirikan pada Januari tahun ini, Cekaja versi beta baru resmi meluncur pada April lalu. �Kami mulai dengan produk kredit dan deposito, tapi sekarang sudah diperluas dengan produk asuransi, bahkan langganan televisi kabel,� ujar Ellis.
Ia menerangkan Cekaja bertindak sebagai perantara untuk mempermudah nasabah melakukan keputusan finansial dan berlangganan televisi kabel. Pada akhirnya, yang menyediakan peminjaman ataupun menyimpan dana nasabah adalah lembaga keuangan, bukan Cek-aja. �Lewat CekAja.com, prosesnya lebih transparan, lebih gampang, dan lebih cepat. Nasabah juga tidak dipungut biaya oleh kami,� katanya.
Alhasil, masyarakat tak perlu lagi datang ke bank untuk mencari detail produk yang ditawarkan. Bahkan, dengan informasi yang lengkap di situs ini, masyarakat bisa membandingkan antara produk keuangan yang satu dengan yang lain.
Namun, Cekaja juga tetap butuh data pribadi nasabah yang ingin melakukan transaksi keuangan melalui portal tersebut. Hal ini sudah diatur oleh peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.
Dus, nasabah yang mengisi formulir dan mendaftar sebuah produk di CekAja.com akan melakukan otorisasi khusus bahwa mereka bersedia untuk dihubungi oleh layanan call center. Tujuannya untuk verifikasi data.
Portal ini juga memberi layanan gratis jemputan kurir untuk syarat dokumen yang dibutuhkan secara fisik. �Setiap kegiatan konfirmasi dilakukan atas persetujuan pengguna Cek-aja alias nasabah,� ucap dia.
Cekaja juga akan memverifikasi setiap data pribadi yang di-input oleh nasabah ketika mengajukan aplikasi sebuah produk. Ketentuannya, data tersebut tak akan disebarkan pada pihak lain tanpa kesepakatan nasabah.
Untuk merambah startup ini, Ellis mengatakan dana yang dikeluarkan lebih dari Rp 1 miliar. Adapun pemasukan rutin startup ini berasal dari komisi yang diberikan lembaga keuangan. Sejauh ini, Ellis bilang, Cekaja bermitra dengan lebih dari 50 lembaga keuangan. Tiap transaksi keuangan yang terjadi di Cekaja, mitra akan memberikan komisi sesuai kesepakatan dengan Cekaja.
Meski enggan mengungkapkan besaran komisi yang diterima, Ellis menjelaskan kesepakatan dari tiap bank atau lembaga asuransi berbeda, begitu juga produknya.
Tonjolkan kelokalan
Ellis menyadari bahwa Cekaja bukanlah satu-satunya portal yang menawarkan jasa membandingkan produk keuangan. Akan tetapi, ia optimistis Cekaja bisa diterima karena menampilkan ciri khas lokal. �Portal lain berasal dari Kuala Lumpur, Singapura, tapi kembali lagi mereka rata-rata tidak punya fasilitas seperti kami, yakni call center, online chatting, dan konsultasi gratis,� tuturnya.
Menurut Ellis, portal lain juga hanya fokus pada satu produk keuangan. Sementara, kebutuhan finansial masyarakat sangat banyak. Selain itu, mungkin mayoritas startup lain belum bekerjasama dengan bank dan regulator. Berbeda dengan Cek-aja yang bermitra dengan lembaga keuangan agar nasabah juga yakin kerahasiaan data pribadi mereka terjaga.
Di situlah letak tantangan pengelola startup serupa Cekaja. Ellis beserta timnya harus bertemu dengan pihak lembaga keuangan untuk meyakinkan bahwa startup ini merupakan evolusi di dunia keuangan. �Kami harus kerjasama dengan bank atau lembaga keuangan lain karena kami tak mau main-main,� tegas Ellis.
Komitmen Cekaja untuk memberikan layanan terbaik berbuah manis. Pengguna Cekaja semakin banyak. Saban bulan, ada 200.000 pengguna portal ini. Sementara, yang jadi nasabah alias yang melakukan transaksi keuangan mencapai 50.000 orang. Sampai sekarang, transaksi yang paling ramai dilakukan ialah pinjaman atau kredit perbankan, KPR, asuransi kesehatan, dan kartu kredit.
Head of Content and Media Relations Cekaja.com, Irijanto, menambahkan, ciri lokal dari portal ini juga dengan menggunakan momen liburan seperti Lebaran atau Natal untuk memberi promo pada nasabah. Kenaikan harga BBM yang baru saja terjadi juga jadi ajang promosi Cekaja. �Untuk nasabah yang beli bensin dengan kartu kredit bisa mendapat cash back. Itu kan lokal, dan akan kami lakukan karena kami fokus pada nasabah,� kata Irijanto.
Selanjutnya, Ellis bilang, Cek-aja juga akan merambah ke negara tetangga. Ia baru saja meresmikan portal layanan finansial dengan nama I Compermo di Filipina mulai November. Filipina jadi pasar kedua yang dibidik Ellis karena karakteristik masyarakatnya mirip dengan Indonesia. Regulasinya pun tak jauh berbeda. �Cara menghitung bunga KTA atau KPR di Filipina dengan Indonesia menggunakan rumus yang sama, jadi kami yakin di sana portal ini juga akan berkembang,� ungkap dia.
Layanan komplet menjaring nasabah
Kepuasan pelanggan menjadi kunci utama mengembangkan usaha yang menawarkan jasa. Strategi tersebut dilakukan oleh CekAja.com dengan membuat layanan komplet seperti call center, online chatting, dan artikel keuangan.
CEO Cekaja JP Ellis mengakui dibandingkan dengan portal lainnya, Cekaja tidak menduduki peringkat pertama dalam hal traffic alias kunjungan pengguna internet. �Akan tetapi dari sisi kualitas, kami jauh lebih bagus karena memberikan layanan yang lengkap,� tandas dia.
Berkaca dari keberhasilan portal Amazon atau Alibaba, Ellis menekankan pentingnya mengutamakan nasabah. Cekaja pun mengupayakan layanan yang komplet agar nasabah benar-benar paham sebelum mengambil keputusan.
Irijanto, Head of Content and Media Relations CekAja.com, menambahkan, selama ini nasabah kerap kesulitan atau terkendala dalam melakukan transaksi kredit. Orang acapkali menemui kesulitan ketika ingin meminjam uang ke bank. �Biasanya kami mengarahkan dulu agar konsumen melakukan perbandingan bank yang terdaftar sebagai mitra kami,� tutur Irijanto. Selain itu, juga ada layanan konsultasi gratis dengan pakar di bidang keuangan.
Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
"Digital Marketing" revolusi strategi pemasaran di era digital
Sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi, teknologi digital kini tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, hal ini mendorong digital marketing sebagai revolusi strategi pemasaran di era digital.
"Di era ini, wi-fi dan baterai (daya untuk smartphone) sudah menjadi kebutuhan dasar, saat makan, saat berbelanja sebagian besar orang tidak bisa lepas dari smartphone mereka," kata pakar marketing Tanadi Santoso dalam seminar Digital Marketing Revolution di Makassar, Selasa.
Tanadi mengatakan terdapat sekitar 82 juta jiwa populasi yang saat ini berusia 15-34 tahun, mereka disebut sebagai generasi Y yang dalam aktivitas sehari-harinya tidak bisa terlepas dari teknologi digital seperti "smartphone".Generasi ini, kata Tanadi merupakan pasar potensial pemasaran digital yang sangat besar.
"Terlebih lagi menurut penelitian, perilaku generasi ini cenderung menular hingga ke generasi sebelum mereka dan generasi yang lebih muda yang kini usianya kurang dari 14 tahun yang jumlahnya sekitar 60 juta jiwa," paparnya.
Menurut Tanadi ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk membangun merek dalam pemasaran digital.
"Kami menyebutnya The Royal Family of The Digital Marketing," ujarnya.
Yang pertama, lanjutnya, adalah "King" yang dalam hal ini adalah content atau muatan produk anda.
"Nilai content dapat berupa informasi atau hiburan, buatlah sebuah kisah yang dapat menjadi viral," katanya.
Selanjutnya sebagai "Queen" adalah digital advertising. Dalam membuat digital advertising, ia mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu target yang spesifik, perilaku dan demografi target iklan.
Selain itu ada pula "Prince" yaitu perangkat mobile. Pengguna perangkat mobile, kata Tanadi, semakin meningkat, hal ini perlu menjadi pertimbangan bagaimana layanan yang diberikan dapat diakses secara mobile.
Yang terakhir dan tak kalah penting adalah sosial media sebagai "princess" pemasaran digital. Sosial media seperti facebook, twitter, instagram, kata Tanadi, memiliki peluang besar sebagai sarana digital marketing.
Sumber : antaranews.com
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
"Di era ini, wi-fi dan baterai (daya untuk smartphone) sudah menjadi kebutuhan dasar, saat makan, saat berbelanja sebagian besar orang tidak bisa lepas dari smartphone mereka," kata pakar marketing Tanadi Santoso dalam seminar Digital Marketing Revolution di Makassar, Selasa.
Tanadi mengatakan terdapat sekitar 82 juta jiwa populasi yang saat ini berusia 15-34 tahun, mereka disebut sebagai generasi Y yang dalam aktivitas sehari-harinya tidak bisa terlepas dari teknologi digital seperti "smartphone".Generasi ini, kata Tanadi merupakan pasar potensial pemasaran digital yang sangat besar.
"Terlebih lagi menurut penelitian, perilaku generasi ini cenderung menular hingga ke generasi sebelum mereka dan generasi yang lebih muda yang kini usianya kurang dari 14 tahun yang jumlahnya sekitar 60 juta jiwa," paparnya.
Menurut Tanadi ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk membangun merek dalam pemasaran digital.
"Kami menyebutnya The Royal Family of The Digital Marketing," ujarnya.
Yang pertama, lanjutnya, adalah "King" yang dalam hal ini adalah content atau muatan produk anda.
"Nilai content dapat berupa informasi atau hiburan, buatlah sebuah kisah yang dapat menjadi viral," katanya.
Selanjutnya sebagai "Queen" adalah digital advertising. Dalam membuat digital advertising, ia mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu target yang spesifik, perilaku dan demografi target iklan.
Selain itu ada pula "Prince" yaitu perangkat mobile. Pengguna perangkat mobile, kata Tanadi, semakin meningkat, hal ini perlu menjadi pertimbangan bagaimana layanan yang diberikan dapat diakses secara mobile.
Yang terakhir dan tak kalah penting adalah sosial media sebagai "princess" pemasaran digital. Sosial media seperti facebook, twitter, instagram, kata Tanadi, memiliki peluang besar sebagai sarana digital marketing.
Sumber : antaranews.com
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
Cara Back Up Data Blogspot
Meski hal ini terlihat sepele, tapi sangat penting untuk dilakukan oleh anda pengguna Blogger / Blogspot. Terlebih lagi jika anda cukup aktif membuat posting baru setiap hari di blog kesayangan anda, tentu setiap seminggu sekali atau setiap sebulan sekali perlu untuk mem-back up data blog anda.
Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan oleh anda. Misalnya tiba-tiba blog di hapus pihak Blogger. Atau mungkin anda lupa pasword untuk log in ke akun Blogger. Atau mungkin yang lainnya.
Kebetulan blog saya Cara Ririn Blogspot itu sudah di back up 70%. Sisanya tidak bisa diselamatkan, yakni sekitar 100 artikel hilang, karena blog tersebut di hapus oleh pihak Google/Blogger. Tentu anda tidak menginginkan hal serupa kan? Untuk itu, sebaiknya lakukan back up secara berkala. Jangan sampai blog anda di hapus duluan oleh pihak blogger.
Dalam kesempatan kali ini saya akan share tentang tata cara melakukan back up. Utamanya pada platform Blogger / Blogspot, produk dari Google.
2. Silahkan masuk ke Dashboard, kemudian pilih Menu Settings/Setelan, setelah itu pilih sub menu Lainnya/Other.
3. Pada Alat Blog, silahkan klik tulisan Eksport Blog
4. Silahkan klik tombol Unduh Blog
5. Pilih opsi Save File dan kemduian klik tombol Ok
1. Untuk memback up template, silahkan masuk ke Dashboard. Pilih menu Template
2. Silahkan klik tombol Cadangkan / Pulihkan
3. Langkah berikutnya, silahkan klik tombol Unduh Template Lengkap
4. Pilih opsi Save File, baru kemudian silahkan klik tombol Ok
Keterangan:
(i) Back up data postingan blog, itu kita mendownload data-data postingan beserta komentar-komentar pengunjung nya juga ikut terdownload. Format file yang di unduh adalah XML
(ii) Back up data template blog, itu kita mendownload data template blog secara lengkap. Data template ini meliputi widget yang terpasang, kode-kode script, dan masih banyak lagi.
Demikian informasi yang bisa sampaikan untuk anda tentang Cara Back Up Data Blogspot. Semoga bisa bermanfaat.
Sumber : cara-ririn.com/
http://cara-buat-website.com/konsultan-bisnis
Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan oleh anda. Misalnya tiba-tiba blog di hapus pihak Blogger. Atau mungkin anda lupa pasword untuk log in ke akun Blogger. Atau mungkin yang lainnya.
Kebetulan blog saya Cara Ririn Blogspot itu sudah di back up 70%. Sisanya tidak bisa diselamatkan, yakni sekitar 100 artikel hilang, karena blog tersebut di hapus oleh pihak Google/Blogger. Tentu anda tidak menginginkan hal serupa kan? Untuk itu, sebaiknya lakukan back up secara berkala. Jangan sampai blog anda di hapus duluan oleh pihak blogger.
Dalam kesempatan kali ini saya akan share tentang tata cara melakukan back up. Utamanya pada platform Blogger / Blogspot, produk dari Google.
Cara Back Up Data Postingan Blogspot
1. Silahkan log in ke akun Blogger anda di url ini www.blogger.com2. Silahkan masuk ke Dashboard, kemudian pilih Menu Settings/Setelan, setelah itu pilih sub menu Lainnya/Other.
Cara Back Up Data Template Blogspot
1. Untuk memback up template, silahkan masuk ke Dashboard. Pilih menu TemplateKeterangan:
(i) Back up data postingan blog, itu kita mendownload data-data postingan beserta komentar-komentar pengunjung nya juga ikut terdownload. Format file yang di unduh adalah XML
(ii) Back up data template blog, itu kita mendownload data template blog secara lengkap. Data template ini meliputi widget yang terpasang, kode-kode script, dan masih banyak lagi.
Demikian informasi yang bisa sampaikan untuk anda tentang Cara Back Up Data Blogspot. Semoga bisa bermanfaat.
Sumber : cara-ririn.com/
http://cara-buat-website.com/konsultan-bisnis
Tutorial Lengkap Blogger Store v2.0
Ini Blogger Store v.2 blogger template terbaik 2012 yang pernah dibuat. Hadir dengan desain segar lebih elegan, sederhana dan segar. Keindahannya bisa Anda lihat dalam pola latar belakang pada tubuh dan konten utama dikombinasikan dengan warna latar belakang yang sesuai.
Installing and Customize Blogger Store v.2.0
INSTALL THE TEMPLATE
Download the file, extract file to spesific folder on your computer, login to your blogger account and select one blog that will be installed with this template, click on template menu and point your eyes to upper right corner, you will see Backup/Restore options.. Click that button and select the XML file from your directories and click upload.
CUSTOMIZE THE TEMPLATE
1. Shopping Cart Setting
The code for Shopping Cart setting is appear after opening <head>, it look like :
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[/* SIMPLE CART SETTING>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>*/simpleCart.email = 'rifkiblogger@gmail.com';simpleCart.checkoutTo = PayPal;simpleCart.currency = USD;simpleCart.cartHeaders = ['name','thumb_image','Quantity_input','increment', 'decrement','Total'];//]]></script> |
simpleCart.email
Replace with your email address.
Replace with your email address.
simpleCart.checkoutTo
It have three payment method options, Paypal, GoogleCheckout and Email method. But for blogger only can using Paypal and GoogleCheckout only because using Email methode it required PHP code.
It have three payment method options, Paypal, GoogleCheckout and Email method. But for blogger only can using Paypal and GoogleCheckout only because using Email methode it required PHP code.
simpleCart.currency
You can set the currency by replace this line with your currency, sample usage if you using Poundsterling Currency:
You can set the currency by replace this line with your currency, sample usage if you using Poundsterling Currency:
simpleCart.currency = GBP; |
List of available currency is located on download folder. and specifically for Indonesian Rupiah you can set to IDR, but it just a fake because Indonesian Rupiah currently not listed on paypal.
simpleCart.cartHeaders
No required any customize here.
No required any customize here.
2. Customize Background and text
This template is support for Advanced Blogger Template Designer and available for 3 customizations:
a. Body Background Color
b. Main Menu Background Color
c. Text Link Color
d. Blog Description Color
e. ShoppingCart Border Color
f. ShoppingCart Background Color
Now lets customize yor template color scheme, click Customize and you will redirect to Blogger Template Designer. You can see the option on screenshot below :
3. Dropdown Menu and Social Menu
I�m using jQuery superfish menu for drowpdown menu, superfish make it have smooth animate.
a. Top Dropdown Menu.
For edit link on top menu, find code like this :
<ul id='top-nav'><li><a href='#'>Home</a></li><li><a href='#'>Category</a> <ul class='sub-menu'> <li><a href='#'>Category 1</a></li> <li><a href='#'>Category 2</a></li> <li><a href='#'>Category 3</a></li> </ul></li><li><a href='#'>Contact</a></li><li><a href='#'>About</a></li></ul> |
b. Main Dropdown Menu.
<ul class='nav'><li><a class='current' href='/'>Home</a></li><li><a href='#'>Product Category</a> <ul> <li><a href='#'>Camera</a></li> <li><a href='#'>Gadget</a></li> <li><a href='#'>Electronic</a></li> <li><a href='#'>Phone</a></li> </ul></li><li><a href='/p/sample-page.html'>Sample Page</a></li><li><a href='#'>How To Use ?</a></li><li><a href='#'>Get it !</a></li></ul> |
c. Social Menu
<ul id='top_social'><li class='social_facebook'><a href='#' tooltip='facebook'><span>facebook</span></a></li><li class='social_twitter'><a href='#' tooltip='twitter'><span>twitter</span></a></li><li class='social_linkedin'><a href='#' tooltip='linkedin'><span>linkedin</span></a></li><li class='social_rss'><a href='#' tooltip='linkedin'><span>linkedin</span></a></li></ul> |
4. Featured Content
As you know my framework is using Automatic Slider or Featured Content on all my template with JavaScript, this is a new revolutions for blogger.
How to activate the slider?
For default it will showing your latest post, and you can change to showing your post by spesific label/category or showing post from another blog. I�m using two following code for it.
<script type='text/javascript'>//<![CDATA[random = true;product_image = new Array();product_image[0] = "/noimage.png"; // Image URL for product wich have no a thumbnail.product_image_width = 110; // Product image width.product_image_height = 110; // Product image height.product_image_number = 9; // Value to show item.//]]></script> |
and
<script src='/feeds/posts/default?orderby=updated&alt=json-in-script&callback=featured_product' type='text/javascript'/> |
How to make it showing your post by spesific label/category?
<script type="text/javascript" src="/feeds/posts/default/-/YOUR LABEL HERE?orderby=updated&alt=json-in-script&callback=featured_product"></script> |
How to displaying post from another blog?
<script src='BLOG URL/feeds/posts/default?orderby=updated&alt=json-in-script&callback=featured_product' type='text/javascript'/> |
POSTING
After finished with customizable templates now is the time to try to create a post.
Notes : This template is required template post for best result.
1. Create a template post.
Go to Setting and select Post and Comments options, copy the template post bellow to your template post field.
<div class="item_image"><img border="0" class="item_thumb" src="product_image.jpg" /><span class="item_price">$00.00</span></div><div class="item_Description">Descriptions...</div> |
2. Create a Post
Now lets start to create one test post.
Step 1. Create Product Title
Give the title for this post on Post Title field. Example : Product 1.
Note : this title will used for product name on ShoppingCart, so i suggest to create short title.
Step 2. Create Product Image and Thumbnail
Upload an image as usual, set the field to HTML and copy the image URL, then paste it to your template post, recommended to use square image size ex : 140�140
Example :
<div class="item_image"><img border="0" class="item_thumb" src="http://example.com/product_image.jpg" /></div> |
Step 3. Set The Price
Set your product price using span tag after image.
Example :
<div class="item_image"><img border="0" class="item_thumb" src="http://example.com/product_image.jpg" /><span class="item_price">$00.00</span></div> |
Step 4. Product Descriptions
Give a description for your product by using div tag.
Example :
<div class="item_Description">Mauris sit amet orci arcu, nec imperdiet quam. Praesent luctus orci sit amet lectus accumsan id auctor purus rhoncus. In lorem dui, bibendum sit amet tempor vitae, tincidunt eu nulla.</div> |
Step 5. Publish
check back all the code from your post and make sure everything is arranged properly. And whole should look like this
<div class="item_image"><img border="0" class="item_thumb" src="http://example.com/product_image.jpg" /><span class="item_price">$00.00</span></div><div class="item_Description">Mauris sit amet orci arcu, nec imperdiet quam. Praesent luctus orci sit amet lectus accumsan id auctor purus rhoncus. In lorem dui, bibendum sit amet tempor vitae, tincidunt eu nulla.</div> |
And then click publish.
Bagaimana cara mengaktifkan link 'Read more' atau 'More info' pada template blogger store v2 yang berada di bawah gambar produk agar bisa masuk pada halaman penjelasan produk?
4. Kemudian ganti kode di atas dengan kode di bawah ini :
5. Terkhir 'save' dan lihat hasilnya pasti sukses!
Bagaimana cara menghapus tombol read more / more info dan add to cart?
Temukan kode dibawah ini dan hapus (terlebih dahulu centang tanda 'expand widget') :
<b:if cond='data:blog.pageType != "static_page"'>
<a class='item_add' href='javascript:;'>Add to Cart</a>
<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<a class='more_info' expr:href='data:post.url' expr:title='data:post.title'>More Info</a>
</b:if>
</b:if>
Mengapa simplecart script di template blogger store v2 tidak berfungsi?
Jawab : Itu karena anda belum memperbaharui url simplecart yang terbaru dari pemiliknya, yaitu dengan mengganti dengan script di bawah ini:
Mengapa tampilan gambar produk dan slide produknya di template blogger store v2 yang saya download tidak tampak jelas dan tidak beraturan atau tidak sesuai dengan contoh demonya?
Jawab : Itu disebabkan karena pada saat pertama kali anda melakukan posting produk di template blogger store v2 dan langsung melihat hasilnya, pada saat itu produk yang anda publish belum cukup minimal 6 produk.
- Masuk ke bagian edit html template anda
- Jangan lupa centang dulu tulisan 'expan widget template' yang ada di bagian kanan atas pada halaman edit html untuk memunculkan kodenya.
- Cari kode di bawah ini dengan menekan Ctrl + F dan paste-kan pada colom find agar mudah menemukannya :
<a class='more_info' href='javascript:;'>More Info</a>4. Kemudian ganti kode di atas dengan kode di bawah ini :
<a class='more_info' expr:href='data:post.url'expr:title='data:post.title'>More Info</a>5. Terkhir 'save' dan lihat hasilnya pasti sukses!
Bagaimana cara menghapus tombol read more / more info dan add to cart?
Temukan kode dibawah ini dan hapus (terlebih dahulu centang tanda 'expand widget') :
<b:if cond='data:blog.pageType != "static_page"'>
<a class='item_add' href='javascript:;'>Add to Cart</a>
<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<a class='more_info' expr:href='data:post.url' expr:title='data:post.title'>More Info</a>
</b:if>
</b:if>
Mengapa simplecart script di template blogger store v2 tidak berfungsi?
Jawab : Itu karena anda belum memperbaharui url simplecart yang terbaru dari pemiliknya, yaitu dengan mengganti dengan script di bawah ini:
<script src='http://files.javatemplates.com/js/simpleCart.js'type='text/javascript'/>Jawab : Itu disebabkan karena pada saat pertama kali anda melakukan posting produk di template blogger store v2 dan langsung melihat hasilnya, pada saat itu produk yang anda publish belum cukup minimal 6 produk.
Bagaimana cara posting artikel di Blogger Store V.2 agar gambar produknya tidak melewati batas kotak list produknya? dan Bagaimana juga agar harga produk di template toko onlineBlogger Store V2 bisa terlihat langsung di halaman muka dengan terblog berwarna merah seperti di contoh demonya?
1. Pilih menu 'Posting artikel baru' pada blog anda kemudian klik tombol 'Insert Image' untuk memasukkan gambar ke postingan anda (tentunya gambar produk yang akan anda posting). Sebaiknya lakukan ini terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan produk anda.
2. Bila gambar telah di-upload, selanjutnya klik tombol 'HTML' yang ada di posisi kanan atas halaman posting artikel anda (untuk tampilan blogger lama) atau di bagian kiri atas (untuk tampilan blogger baru).
3. Langkah selanjutnya setelah anda masuk pada bagian edit html postingan artikel anda adalah dengan melakukan enter 2 kali (gunanya untuk memisahkan antara kode gambar yang sudah ada dan kode yang akan anda paste seperti di bawah ini). Setelah itu, langsung paste saja code di bawah ini ke dalam baris paling atas halaman HTML postingan artikel anda seperti penjelasan no. 2 di atas (Ingat! Bukan halaman HTML template anda).
<div class="item_image">Tentunya pada saat anda pertama kali masuk pada halaman edit html artikel anda akan menemui code gambar yang sudah anda upload tadi seperti penjelasan no. 1 di atas, misalnya contohnya akan seperti ini setelah anda mem-paste kode di atas (ingat! Contoh kode pada paragraf kedua di bawah hanya contoh. jangan copy-paste ke blog anda karena sudah ada formatnya di blog anda sendiri) :
<img border="0" class="item_thumb" src="product_image.jpg" />
<span class="item_price">$00.00</span>
</div>
<div class="item_Description">
Isi dengan Penjelasan Produkmu DiSini
</div>
<div class="item_image"><div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
<img border="0" class="item_thumb" src="product_image.jpg" />
<span class="item_price">$00.00</span>
</div>
<div class="item_Description">
Isi dengan Penjelasan Produkmu DiSini
</div>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBlYLFl9FixoMtAkJob6_-6CEuFWnMzz8egSSn4gEpIrXrdd1DUCjd-FsqDgzfIDq88xJYjlO2KbfyPye5juqgoJAKdZihwJfsSsVhwcswtz2YCie7-aoE9Oa61oonodPvSYKizH-k6tOQ/s1600/baju-merah-putih.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBlYLFl9FixoMtAkJob6_-6CEuFWnMzz8egSSn4gEpIrXrdd1DUCjd-FsqDgzfIDq88xJYjlO2KbfyPye5juqgoJAKdZihwJfsSsVhwcswtz2YCie7-aoE9Oa61oonodPvSYKizH-k6tOQ/s200/baju-merah-putih.jpg"width="200" /></a></div>
<div class="separator" style="clear: both; text-align: center;">
</div>
<br /></div>
4. Agar tampilan template Blogger Store V2 anda sesuai dengan yang dicontohkan/demo sumber aslinya, maka langsung copy saja contoh kode berwarna oranye pada paragraf kedua di atas dan paste atau timpakan atau ganti pada kode berwarna oranya paling atas yang berada di paragraf pertama di atas, sehingga jadinya akan seperti ini setelah anda menghapus seluruh kode pada paragraf kedua di atas:
<div class="item_image">Jadi, Ingat! kode pada paragraf kedua di atas harus di hapus semua setelah kode berwarna oranyenya dipindahkan ke kode berwarna oranye yang ada pada paragraf pertama (
<img border="0" class="item_thumb" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBlYLFl9FixoMtAkJob6_-6CEuFWnMzz8egSSn4gEpIrXrdd1DUCjd-FsqDgzfIDq88xJYjlO2KbfyPye5juqgoJAKdZihwJfsSsVhwcswtz2YCie7-aoE9Oa61oonodPvSYKizH-k6tOQ/s200/baju-merah-putih.jpg" />
<span class="item_price">$00.00</span>
</div>
<div class="item_Description">
Isi dengan Penjelasan Produkmu DiSini
</div>
src="product_image.jpg'). 5. Terakhir, tinggal kembali ke halaman compose atau penulisan artikel dengan mengklik tombol 'Compose' yang berada di posisi kanan atas halaman posting artikel anda (untuk tampilan blogger lama) atau di bagian kiri atas (untuk tampilan blogger baru). Dan anda tentunya akan menemui halaman postingan anda hanya akan berisi gambar, harga dan tulisan "Isi dengan Penjelasan Produkmu DiSini".Tinggal mengganti harganya dan tulisan tersebut sesuai dengan penjelasan produk yang diinginkan lalu klik 'Publish' atau 'Publikasikan' jika sudah selesai.Kedengarannya prosesnya panjang kan? Tapi, ini hanya terlihat dari penjelasannya saja mengenai cara posting artikel di Blogger Store V.2 yang saya buat sangat detail agar anda mengerti, namun pada praktekkany sangat simpel sebenarnya.
Selanjutnya saya akan menjawab pertanyaan ringan mengenai masalah penggunaan Blogger Store V.2, yaitu Kenapa pada saat pertama kali memposting produk di tempalate Blogger Store V.2 slide gambar flash produknya yang berada di bagian atas tersembunyi atau tidak normal?
Jawabnya: Itu hanya karna anda masih memposting atau menampilkan produk kurang dari sepuluh gambar produk. Bila anda sudah memposting minimal 10 produk tampilannya akan menjadi normal lagi.
Sumber : masterwebpro.blogspot.com
https://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com
https://jasa-akuntansi-bandung.blogspot.com/p/jasa-akuntansi.html
https://omega99data.blogspot.com/
https://ronketodiet.blogspot.com/
https://ronmanagedwp.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
How to Contact Facebook Support: 7 Easy (& Direct) Ways
We�re here for you. Thankfully, Facebook offers many options when seeking support. We developed this guide to show you all the ways to co...
-
Dalam Search Engine Optimization ( SEO ) menggunakan kata kunci, backlink, judul, dan konten untuk mempromosikan ide-ide Anda adalah bagi...
-
If you follow contents on my blog, you�ll find that I recommend adding XML sitemap on GSC to let Google know about your site. Have you ever ...
-
We�re here for you. Thankfully, Facebook offers many options when seeking support. We developed this guide to show you all the ways to co...
