Apa itu Internet Marketing?

Sebenarnya, apa itu internet marketing?


350x340-internet-marketing

Definisi mengenai apa itu internet marketing atau periklanan daring (online advertising) menurut Wikipedia adalah sebagai berikut:
Pemasaran internet  atau internet marketing adalah sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan melalui atau menggunakan media online atau internet, untuk mengirimkan pesan-pesan promosi suatu produk atau jasa kepada konsumen.�

1.1 Ilustrasi Apa Itu Internet Marketing

Agar lebih termotivasi untuk mengetahui apa itu internet marketing, kita ikuti kisah Joni dan Joey berikut ini.

500x281-contoh-bisnis-online-dan-apa-itu-internet-marketing

Di sebuah hari yang cerah oleh sinar matahari pagi, dua orang sahabat kental bernama Joni dan Joey memutuskan untuk memulai bisnis. Mereka masing-masing memiliki ide bagus cara berbisnis yang berbeda, sehingga mereka fokus pada pilihan cara masing-masing. Yuk kita sama-sama lihat bagaimana mereka membuka dan menjalankan bisnis baru mereka.
Joni not Depp
Kita lihat jalan cerita Joni terlebih dahulu. Joni membuka sebuah toko yang menjual beberapa produk. Dia menyewa sebuah tempat di lokasi yang strategis. Dia mempekerjakan beberapa orang sales. Dia mencetak beberapa brosur, pamflet atau leaflet (surat edaran) berisi informasi produknya, surat-surat promosi, dan mengiklankan produknya itu di koran lokal.
Dan setelah beberapa minggu, Joni mulai kedatangan banyak konsumen dari kotanya dan daerah di sekitarnya. Joni sangat senang, tapi bisnisnya banyak memakan biaya yang akibatnya Joni mendapat margin keuntungan yang rendah. Jadi dia memutuskan untuk menunggu dan melihat apakah ada pertumbuhan bisnisnya seiring berjalannya waktu.
Joey not Satriani not Indonesian Idol
Nah, sekarang bagaimana dengan Joey?


Di sisi lain, atas saran seorang staf SEM & SEO Management, survey says, Joey memutuskan untuk memulai membuat toko online (atau online store) untuk menjual produknya. Joey membuat situs web yang bagus dan menarik desainnya, dengan nama yang mudah diingat.
Dia mempekerjakan penulis artikel, menginvestasikan sejumlah anggaran untuk internet marketing seperti mencari beberapa orang professional di bidang SEO dan email marketing. Dia mengiklankan produknya di mesin pencarian web dengan system bayar-per-klik (pay-per-click atau PPC).
Dan dalam beberapa minggu, Joey pun mulai mendapatkan banyak konsumen yang tersebar di negaranya bahkan dari luar negeri! Joey sangat senang! (online.. online.. dolar.. dolar.. hehe.)
Bisnisnya berbiaya rendah dibandingkan dengan keuntungan yang didapatnya, sehingga dia mendapatkan margin keuntungan yang sangat tinggi. Dan dia tak sabar menunggu bisnis onlinenya ini bertumbuh-kembang setiap harinya.
Beberapa purnama berlalu, dan akhirnya datang tahun yang baru�
Bagaimana keadaan Joni dan Joey?
Joni masih di tempat berjualannya di tempat yang sama, dengan para tenaga sales yang sama, strategi marketing yang sama, dan para pelanggan lokal yang sama.
Tidak menutup kemungkinan para pesaing bisnis Joni segera muncul. Biaya-biaya di bisnisnya tetap tinggi dan margin keuntungannya masih tetap sangat rendah. Jadi dengan terpaksa dia memutuskan menunggu lagi selama setahun yang akan datang berharap ada perkembangan di bisnisnya itu.
Sedangkan Joey yang hanya memulai dari sebuah website, sekarang sudah memiliki sebuah kantor baru! Dia mempekerjakan lebih banyak lagi orang dan konsumennya semakin bertambah bahkan dari seluruh negeri.
Biaya bisnisnya ini masih tetap sangat rendah, sedangkan margin keuntungannya tetap masih sangat tinggi. Jadi dia memutuskan untuk menambah toko online yang baru untuk menjual lini produk yang lainnya!
Beberapa purnama kembali berlalu, dan akhirnya datang tahun berikutnya lagi�
Akhirnya, di sebuah pagi yang cerah dan bersinar oleh matahari yang hangat, Joni dan Joey bertemu kembali. Joey memberitahukan kepada Joni mengenai apa itu internet marketing: sebuah strategi marketing yang baru. Dan Joni menyadari kesalahannya selama ini. Marketing secara tradisional tidak dapat membawa Anda begitu jauh. Tapi, berpikirlah lokal dan bertindaklah global.
�Kemon bray, think globally act locally. Thinking ahead moving forward. Make a difference, now!�, kata Joey sumringah sambil sedikit-sedikit lihat sms notifikasi transferan rupiah dan dolar masuk ke rekeningnya.
Jadi besoknya, Joni kembali ke tokonya dan memecat semua tenaga penjualan tradisionalnya (waduh, sadis juga nih cerita), dan membuang semua teknik-teknik pemasaran old school ke tempat sampah (seperti brosur, pamflet, dan iklan di surat kabar).
Dia menyewa jasa perusahaan desain web yang bagus (yang seperti SEM & SEO Management :)) dan meng-outsource semua pekerjaan online marketingnya kepada mereka seperti SEO, PPC, dan email marketing. Dan hanya dalam waktu beberapa minggu, Joni menjadi seorang pria yang bahagia dan karenanya, menjadi tampak lebih ganteng dan gagah. Bisnisnya mengeluarkan sedikit biaya dan menghasilkan keuntungan yang tinggi.
Dan akhirnya dia berterima kasih kepada Joey karena telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus.
Selamat datang di dunia internet marketing!
(Oh ya, supaya cerita ini tidak terkesan sadis, akhirnya Joni kembali mempekerjakan para tenaga penjualan yang sebelumnya dia pecat. Tapi kali ini sekalian memberikan mereka pelatihan internet marketing di SEM & SEO Management. Dahsyat!)
Berikut ini video dari kisah di atas. Selamat menikmati! ??
Dari ilustrasi kisah Joni dan Joey di atas, Anda mendapat gambaran tentang:
  • Perbedaan apa marketing tradisional (Joni) VS apa itu internet marketing (Joey)
  • Beberapa bagian internet marketing yang digunakan oleh Joey (dan akhirnya Joni juga)
Bagian-bagian internet marketing yang disinggung di dalam cerita tersebut (dipakai oleh Joey) adalah:
  1. General internet marketing
    • SEO (search engine optimization)
    • Email marketing (pemasaran via email)
  2. Search engine marketing
    • PPC (iklan pay-per-klik)
Setelah membayangkan ilustrasi cerita bisnis Joni dan Joey dan menyaksikan video internet marketing di atas, tentunya Anda sekarang sudah mulai bisa memahami gambaran tentang apa itu internet marketing, yaitu:
sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.

1.1.1 Ilustrasi Online Marketing Funnel

Berikut ini adalah online marketing funnel (saluran/corong marketing online) atau internet marketing funnel dalam gambaran sederhana (berupa kartun).
Di gambar online marketing funnel berikut ini ada bagian-bagian yang digunakan oleh Joey di bisnis online-nya dari awal hingga sukses memiliki kantor sendiri dan membuka bisnis-bisnis online baru lainnya. Bisakah Anda mengenalinya?
644x716-online-atau-internet-marketing-funnel-saluran-corong-internet-marketing
Berikut ini tabel terjemahan dari gambar online marketing funnel di atas:
Bahasa InggrisBahasa Indonesia
The Online Marketing FunnelCorong/saluran Pemasaran Online
EmailSurat elektronik atau surel.
ContentIsi. Yaitu isi atau materi dari sesuatu yang diterbitkan secara online. Isi bisa berupa teks, gambar, video, jadwal, dan lain-lain.
Content is the fuel that drives your online promotion and ultimately drives online sales performance. Therefore should be at the heart of everything you do.Isi adalah bahan bakar yang membawa promosi online Anda ke suatu arah/target (yang jelas) dan akhirnya menghasilkan kinerja penjualan online. Karenanya, harus menjadi jantung dari setiap apa yang Anda kerjakan.
Reaching out to your potential customer, increasing brand and awareness, offering relevant and interesting news pieces all make up defining your brand, attracting buyers to your marketing funnel.Usaha menjangkau pelanggan potensial, meningkatkan brand dan kesadaran audience, menawarkan informasi yang relevan dan menarik itu semua akan menegaskan brand Anda, menarik calon pembeli ke dalam corong marketing Anda.
Lead nurturing and your sales team play an important part and ultimately lead to repeated sales and increased revenues.Tetap memelihara dan mengayomi konsumen Anda dan tim penjualan memainkan bagian yang penting dan akhirnya membawa pada penjualan yang berulang (retention atau repeat order) dan keuntungan yang meningkat.
GoogleGoogle Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring. Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.
SEOApa itu SEO?
57% of B2B marketers say SEO has the biggest impact on their lead generation goals.57% dari para marketing Business-to-Business (B2B) berkata bahwa SEO memiliki pengaruh terbesar pada tujuan-tujuan pencapaian sales lead mereka.
PPCPay-per-click yaitu iklan yang pembayarannya dilakukan untuk setiap klik.
25% of PPC clicks will come from mobile devices by the end of the year.25% dari klik iklan berbayar-per-klik akan datang dari perangkat mobile (handphone, smartphone, tablet) pada akhir tahun ini.
BlogBlog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian.Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
34% of marketers have generated leads using Twitter, and 20% have closed deals.34% dari para marketing telah menghasilkan awal penjualan menggunakan Twitter, dan 20% menghasilkan penjualan.
65% of businesses consider phone calls their highest quality lead source, according to BIA/Kelsey & ConStat Commerce Monitor.65% dari dunia bisnis mempertimbangkan panggilan telepon sebagai sumber awal penjualan tertinggi, menurut BIA/Kelsey & ConStat Commerce Monitor.
6 ways to make a great content
  • Tell a story
  • Keep it simple
  • Be creative
  • Inform and educate
  • Show expertise
  • Be transparent
6 cara membuat isi yang hebat
  • Tuliskan sebuah cerita
  • Sederhana
  • Kreatif
  • Berikan informasi dan pendidikan
  • Tunjukkan keahlian
  • Terbuka
ViralBersifat seperti virus: cepat menyebar dengan cara menduplikasi.
Twitter and LinkedIn can be used as sales aides, keeping people in the sales cycle and nurturing leads.Twitter dan LinkedIn dapat digunakan sebagai pembantu penjualan, menjaga orang-orang berada pada lingkaran penjualan dan awal penjualan yang mengayomi.
Your sales team can use LinkedIn discussions as a way to network and create sales leads.Tim penjualan Anda dapat menggunakan LinkedIn sebagai cara untuk membangun jaringan dan memciptakan awal penjualan.
LinkedIn generates more leads for b2b companies than Facebook, Twitter, or blog. Yet only 47% of b2b marketers say they are actively using LinkedIn vs. 90% on Facebook.LinkedIn menghasilkan lebih banyak awal penjualan untuk perusahaan B2B dibandingkan Facebook, Twitter, atau blog.Meskipin hanya 47% dari para marketing B2B berkata mereka aktif di LinkedIn dibandingkan 90% yang aktif di Facebook.
WebsiteSitus web. Adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen (komputer server) yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi.
AnalyseMenganalisa.
Google AnalyticsGoogle Analytics adalah layanan gratis dari Google yang menampilkan statistik pengunjung sebuah situs web. Google Analytics dapat menelusuri pengunjung berdasarkan informasi halaman pengacu, termasuk mesin pencari, iklan, jaringan pay-per-click, email marketing, dan juga tautan yang terkandung dalam dokumen PDF.
Call TrackingPenelusuran Panggilan adalah sebuah prosedur untuk mengetahui sumber-sumber panggilan telepon.
It is important to track all your leads and conversions, particularly phone calls which often get missed to see which marketing channels are working and which need optimizing.Penting untuk melacak  semua awal penjualan dan konversi-konversi Anda, khususnya panggilan telepon yang sering terlupakan, untuk mengetahui saluran marketing mana yang bekerja dan perlu dioptimisasi.
AwarenessKesadaran audience, pengunjung internet, calon konsumen akan kebutuhan tertentu.
Interest in product or serviceSetelah audience menyadari adanya kebutuhan tertentu, mereka tertarik akan sebuah produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
WantedMenginginkan produk atau jasa spesifik.
ActionMencari semua informasi terkait mengenai produk atau jasa yang dibutuhkan.
ConvertMendapatkan produk atau jasa yang dibutuhkan.
$$$Transaksi penjualan produk atau jasa komersial.
SalesTransaksi penjualan.

Evaluasi Ringan

Yang digunakan Joey dalam bisnis onlinenya adalah (pilih satu atau lebih jawaban yang tepat):
  1. Kantor fisik
  2. Situs web
  3. Artikel produk
  4. Brosur dan pamflet
  5. SEO
  6. CEO
  7. Iklan berbayar di surat kabar cetak lokal
  8. Iklan bayar-per-klik (PPC)
Jawaban yang benar ada di akhir artikel ini.

Santai Dahulu

Setelah mengetahui sedikit gambaran mengenai apa itu internet marketing, sambil relaksasi pikiran dan memejamkan mata (atau menerawang langit-langit di ruangan Anda), coba Anda bayangkan dan kaitkan dengan ilustrasi gambar saluran internet marketing di atas:
  1. Bagaimana hasil identifikasi Anda terhadap model bisnis online dengan internet marketing yang dijalankan oleh Joey? (penggunaan situs web, artikel, seo, email marketing, dan iklan bayar-per-klik untuk mempromosikan produk-produknya)

500x250-santai-memikirkan-busnis-online
2. Apakah model bisnis tersebut cocok untuk Anda?

1.1.2 Ilustrasi Purchase Funnel (Traditional Marketing)

Sebenarnya, online marketing funnel yang baru dibahas sebelumnya berasal dari purchase funnel (saluran atau corong pembelian) atau lead funnel (saluran awal penjualan). Purchase funnel ini memiliki 4 tingkatan yang tingkatan-tingkatannya terdiri dari:
  1. Awareness atau attention� konsumen menyadari adanya suatu produk atau jasa, atau adanya perhatian terhadap satu jenis produk atau jasa tertentu
  2. Interest � secara aktif memperlihatkan ketertarikan pada grup produk atau jasa terkait secara umum
  3. Desire � bercita-cita kepada sebuah brand atau produk tertentu
  4. Action � mengambil langkah selanjutnya untuk membeli produk atau membayar jasa yang dipilih
aida-sales-funnel
Tingkatan-tingkatan dalam purchase funnel ini bisa disingkat menjadi AIDA (Awareness � Interest � Desire � Action).
Nah, sekarang bagaimana jika purchase funnel yang merupakan bagian dari marketing tradisional ini disandingkan dengan persepsi digital atau internet marketing.
Catatan Penting: Jika setelah Anda lihat gambar di bawah tetap belum mengerti betul maksudnya, silahkan dilewati saja dahulu dan langsung ke bagian setelahnya.
455x531-diagram-digital-marketing-mix-tradisional

1.1.3 Berbagai Variasi Funnel Lainnya: Digital, Internet Marketing, dan Oalahh�

Bertolak dari tradisional purchase funnel (AIDA), telah dikembangkan beberapa variasi funnel sebagai berikut (agar Anda tidak bingung saat mendapati variasi-variasi ini nanti di lapangan):
700x608-digital-marketing-funnel-versi-lain
Variasi funnel yang lain, misalnya sosial media funnel:
400x391-social-media-funnel
Variasi lain funnel, yaitu online sales funnel:
700x337-contoh-online-sales-funnel
Kesimpulan Sementara:
Dari semua model saluran atau corong atau funnel tersebut, baik purchase funnel yang merupakan marketing tradisional maupun variasi-variasinya (online marketing funnel, internet marketing funnel, online sales funnel, dan sebagainya):
  1. Sama-sama memiliki dasar pada 4 tingkatan yaitu: Awareness � Interest � Desire � Action (AIDA)
  2. Semua saluran atau corong atau funnel tersebut sama-sama bertujuan untuk:
    • Menyaring sebanyak mungkin audience (pada tingkatan pertama yaitu tingkatan awareness)
    • Membangun ketertarikan pada suatu jenis produk atau jasa tertentu (tingkatan interest)
    • Memberikan informasi lebih lanjut terkait suatu produk dan layanan dari suatu brand atau perusahaan tertentu supaya calon konsumen memiliki keinginan kuat untuk membeli (tingkatan desire)
    • Dan akhirnya, memudahkan konsumen untuk melakukan transaksi pembelian (tingkatan action)
Sedangkan perbedaan utamanya adalah purchase funnel pada tingkatan awareness menggunakan media cetak atau media elektronik, sedangkan internet marketing funnel dkk menggunakan media digital atau online (daring).

1.2 Apa itu Internet Marketing?

Sekarang dengan pemahaman tentang internet marketing melalui ilustrasi Joni dan Joey, purchase funnel, dan variasi dari internet marketing funnel, mari kita lihat kembali pengertian/ definisi tentang apa itu internet marketing versi Wikipedia (terjemahan dari bahasa Inggris) sebagai berikut (seperti yang sudah diperkenalkan di awal):
Pemasaran internet (internet marketing) atau periklanan daring (online advertising), disebut juga pemasaran online atau periklanan internet, adalah sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.
Nah, sama persis dengan pemahaman Anda sebelumnya dari ilustrasi Joni dan Joey di atas, bukan? 11-12 OK lah ??
Mari kita teruskan memahami dengan lebih mantap apa itu internet marketing.
Internet marketing mencakup bagian-bagian besar berikut ini:
  1. General Internet Marketing (GIM)
    • Search Engine Optimization (SEO)
    • Social Media Marketing (SMM) & Social Media Optimization (SMO)
    • Email Marketing
    • Content Marketing
  2. Search Engine Marketing (SEM)
    • Pay-Per-Click (PPC)
    • Cost-Per-Impression
    • Search Analytics
    • Web Analytics
  3. Display Advertising (DA)
  4. Affiliate Marketing (AM)
  5. Mobile Advertising (MA)
300x272-book-stack-of-internet-marketing
Bagian-bagian dari internet marketing tersebut bisa disingkat GSDAM (General, Search, Display, Affiliate, dan Mobile). Jangan kuatir kalau sekarang belum hafal, nanti lama-kelamaan akan hafal dengan sendirinya kalau sudah mulai menyelami dan memahami apa itu internet marketing.
Jadi, istilah dengan kata-kata kita sendiri, apa itu internet marketing adalah: �mempromosikan, memasarkan, dan mengiklankan sesuatu dengan menggunakan media internet (GSDAM)�.
Karena jaringan internet sudah mendunia, maka internet marketing tidak dibatasi tempat dan zona waktu. Jika Anda memasarkan produk atau jasa Anda dengan internet marketing, maka Anda bisa memasarkan apa saja, ke mana saja, dan setiap saat. Pangsa pasar terbuka lebar untuk Anda!

1.2.1 Elemen-elemen dalam Aktifitas Marketing

Tabel di bawah ini memberikan elemen-elemen aktifitas baik dalam marketing tradisional dan internet marketing.
NoIstilahContoh Elemen Dalam Marketing TradisionalContoh Elemen Dalam Internet Marketing
1.Publisher atau yang memiliki mediaPercetakan yang menyediakan media cetak seperti brosur, pamflet, surat edaran, dan koran.Media elektronik seperti televisi dan radio.Penyedia jasa email, situs web desktop dan mobile (baik berupa situs web mesin pencari, situs web iklan, dan social media).
2.Advertiser atau pengiklan yaitu orang yang mengiklankan produk atau jasanya (pemilik barang atau penyedia jasa)Orang yang mengiklankan produk atau jasanya via marketing tradisional.Orang yang mengiklankan produk atau jasanya via internet marketing.
3.ConsumerKonsumen yang melakukan konversi setelah melihat informasi iklan dari produk atau jasa tertentu di media cetak atau media elektronik.Konsumen yang melakukan konversi setelah melihat informasi iklan dari produk atau jasa tertentu via email atau situs web/mobile.
4.Ads (Iklan) dan promotion (promosi)Kolom-kolom iklan/promosi produk/jasa di media cetak dan slot-slot iklan di media elektronik.Kolom-kolom iklan/promosi produk/jasa di situs web, informasi produk atau jasa di email, dan ads feed di social media.
5.Advertising agency atau agen periklanan (membantu advertiser atau pengiklan untuk mengiklankan produk atau jasa di media publisher)Agen iklan surat kabar.Agen iklan AdWords (PPC).

1.2.2 Contoh Elemen-elemen Marketing Tradisional (Dengan Ilustrasi)

Sebelum menggali lebih dalam lagi dan lagi dan lagi mengenai apa itu internet marketing, mari kita sejenak menyegarkan kembali pemahaman kita mengenai marketing tradisional. Kita ambil contoh bisnis yang dijalankan Joni dengan menggunakan metode marketing tradisional tersebut.
600x330-elemen-elemen-marketing-tradisional
Sebagaimana gambar Joni dengan tokonya di atas, kita perhatikan semua elemen-elemen marketing tradisional yang Joni pakai:
  1. Pemilik bisnis (Joni), dalam hal ini juga bertindak sebagai advertiser (yang mengiklankan produknya)
  2. Toko fisik
  3. Brosur-brosur
  4. Pamflet
  5. Surat edaran
  6. Iklan di surat kabar lokal atau nasional
  7. Beberapa tenaga penjualan
Perhatikan bahwa biaya pengadaan semua elemen marketing tradisional bisa dikatakan relatif besar. Inilah biaya berlebih (overhead cost) yang tinggi yang biasa ada pada metode marketing tradisional.
1.2.2.1 Ciri-ciri Marketing Tradisional
Selain elemen-elemen marketing tradisional seperti di atas (toko fisik, brosur, pamflet, dan lain-lain), secara umum berikut ini ciri-ciri marketing tradisional:
  1. Tipe marketing: seragam, terstruktur, dan jelas. Misalnya dengan iklan di media cetak atau media elektronik.
  2. Arah komunikasi: dari satu sumber (produsen) ke banyak (calon konsumen) dan searah. Informasi tentang produk atau jasa disebarkan oleh perusahaan (aktif), sedangkan calon konsumen hanya mendengarkan (pasif).
  3. Jadwal marketing: jangka panjang. Kampanye-kampanye iklan direncanakan untuk jangka panjang.
  4. Komunikasi dengan konsumen: dipertimbangkan dan dinilai dengan matang. Komunikasi hanya di antara perusahaan dan konsumen (via email, telepon, atau surat). Poin diskusi tetap diusahakan rahasia.
  5. Ketersediaan: hanya di jam-jam kerja. Tidak ada dukungan langsung setelah jam kerja normal (8/5).
  6. Ruang lingkup: spesifik. Hanya mentargetkan audience dan pasar tertentu.
  7. Kaya akan pengalaman: analogis. Berdasarkan kesuksesan sebelumnya, legalitas hukum terjamin
  8. Supervisi: menjaga konsumen supaya tidak pindah ke kompetitor. Aktifitas marketing diperhatikan dengan menjaga pelanggan dan menganalisis kompetitor.
  9. Bahasa: formal, aman (dan jelas) secara hukum komersil. Penggunaan kosa-kata yang ketat dalam bahasa marketing, kalimat-kalimat lengkap yang sudah disiapkan.
  10. Mereka yang terlibat: departemen marketing. Dan departemen hubungan publik, agen-agen luar, dan departemen penjualan.
Sebagai contoh marketing tradisional, bisa dilihat di perusahaan-perusahaan yang sudah lama berdiri dan masih konservatif (yang kebanyakan didirikan sebelum internet marketing booming).
Perusahaan-perusahaan tersebut banyak yang belum menaruh perhatian untuk mulai memanfaatkan dan memahami apa itu internet marketing.
Jika Anda pernah memasarkan suatu produk atau jasa Anda dengan elemen-elemen dan cara-cara seperti Joni di atas, maka berarti Anda sudah pernah memanfaatkan marketing tradisional atau konvensional.
Nah, setelah sedikit mengulas dan menyegarkan kembali ingatan kita tentang marketing tradisional, saatnya kita mengupas tentang apa itu internet marketing lebih dalam lagi, lagi, dan lagi.

1.2.3 Contoh Elemen-elemen Internet Marketing (Dengan Ilustrasi)

Setelah membahas bisnisnya Joni dan metode marketing tradisional yang diusungnya, sekarang kita alihkan perhatian kita kepada metode bisnis dan marketing yang dipilih oleh Joey. Bisnisnya Joey adalah bisnis online (dengan membuka toko online) dan metode marketingnya adalah online atau internet marketing.
600x336-contoh-elemen-online-marketing
Sebagaimana cuplikan gambar di atas, kita lihat Joey menggunakan sebuah situs web belanja online (online shopping) sebagai pengganti toko fisik. Joey juga menyewa penulis untuk membuat artikel-artikel yang menampilkan dan menjelaskan produk-produknya dengan baik (sebagai pengganti brosur, pamflet, dan surat edaran fisik).
Dan akhirnya, Joey menggunakan jasa search engine optimization (SEO), email marketing, serta iklan dengan system bayar per klik (pay-per-click atau PPC) sebagai strategi pemasaran dengan menggunakan internet marketing (sebagai pengganti iklan di surat kabar lokal).
Mari kita perhatikan sebuah variasi marketing funnel dengan ilustrasi beberapa elemen internet marketing sebagai berikut:
318x330-contoh-saluran-corong-marketing-daring
Pada tabel di bawah berikut ini, perhatikan semua elemen internet marketing yang ada dalam bisnisnya Joey dan elemen terkaitnya yang digambarkan di internet marketing funnel di atas:
NoYang Ada di Model Bisnis JoeyYang Ada di Internet Marketing Funnel
1.Toko belanja onlineWebsite, e-Commerce
2.Artikel-artikel onlineArtikel di Website
3.Email marketingEmail Marketing
4.Iklan PPCSearch Engine Marketing (SEM)
5.Search engine optimization (SEO)
6.Social Media Marketing
7.Sistem follow up prospekSystemise Follow Up
8.Transaksi penjualanSales
Dari tabel di atas tampak bahwa Joey menggunakan hampir semua elemen-elemen pada internet marketing funnel, kecuali ada satu komponen atau elemen internet marketing yang belum digunakan Joey yaitu sosial media marketing (SMM).
Walaupun begitu, di bagian akhir ilustrasi video Joni dan Joey, bisnis online Joey berkembang begitu pesat hingga akhirnya dia sudah berkantor fisik dan memiliki beberapa bisnis online lainnya yang sukses.
Hal ini berarti kita tidak harus menggunakan semua elemen dan memahami dengan lengkap apa itu internet marketing yang ada untuk memasarkan produk atau jasa yang ada. Tapi setahap-setahap sesuai dana, waktu, dan keahlian yang dimiliki. Jadi bisa saja nanti Joey akan menggunakan sosial media marketing ketika saatnya tiba ??
Catatan Penting:
Seiring dengan pesatnya kemajuan internet dan relatif murahnya bandwidth internet, sebagai langkah awal di bisnis online ini, Joey tidak terlalu mengeluarkan banyak biaya. Dia hanya menyewa nama internet domain dan tempat (hosting) untuk toko onlinenya dengan biaya yang sangat� sangat� sangat� murah (sangatnya 3x) dan waktu yang sangat� sangat� sangat� singkat (sangatnya 3x) dibandingkan dengan menyewa apalagi membeli dan membangun sebuah toko fisik.
Joey juga mempekerjakan penulis artikel untuk membuat artikel-artikel yang menjelaskan produknya (lagi-lagi ini sangat murah dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan Joni untuk mencetak ratusan bahkan ribuan brosur, pamflet, dan surat edaran).
Dan yang terakhir, biaya menyewa jasa profesional untuk SEO, email marketing, dan anggaran untuk PPC sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya iklan di surat kabar lokal atau nasional plus membayar gaji karyawan marketing untuk jangka waktu yang sama. Ituh!
1.2.3.1 Ciri-ciri Internet Marketing
Kondisi dan iklim lingkungan di mana elemen-elemen internet marketing yang dijadikan senjata bisnis oleh Joey, memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Tipe marketing: terpecah-pecah, tersebar, tidak jelas, tidak baku. Contohnya promosi bisa saja menggunakan update status, kampanye iklan, artikel blog, postingan di komunitas, komentar-komentar, pesan-pesan Twitter, dan lain-lain.
  2. Arah komunikasi: banyak arah (many to many). Baik pihak perusahaan dan calon konsumen sama-sama berbicara dan sama-sama saling mendengar (keduanya aktif).
  3. Jadwal marketing: spontan, tidak ada jadwal jangka panjang. Kampanye iklan biasanya tidak direncanakan secara detail, tapi cepat bereaksi terhadap komentar dan permintaan informasi produk atau layanan.
  4. Komunikasi dengan konsumen: cepat dan terbuka (public). Reaksi dan respon terhadap komentar dan permintaan informasi dari calon konsumen bisa segera diberikan dalam jangka waktu kurang dari 24 jam.
  5. Ruang lingkup: umum. Tersedia untuk siapa saja, di mana saja, kapan saja (optimal untuk umum).
  6. Kaya akan pengalaman: alternatif, inovatif. Kebutuhan teknis yang berubah, konsep marketing yang inovatif, namun posisi hukum komersial kurang terjamin.
  7. Supervisi: menjaga konsumen dan platform teknologi yang digunakan. Aktifitas marketing diselia oleh otoritas yang terkait dengan penjagaan hak-hak konsumen, kompetitor, dan teknologi yang digunakan baik oleh operator dan pengguna.
  8. Bahasa: alami, langsung. Tidak ada kalimat-kalimat yang sudah disiapkan sebelumnya, tapi respon-respon personal dan jawaban-jawaban singkat saja.
  9. Mereka yang terlibat: media baru di departemen marketing. Departemen social media, departemen public relations, semua karyawan dan pengguna, seluruh manajemen, dan seterusnya.
Sebagai contoh, perusahaan yang menerapkan internet marketing biasanya adalah perusahan-perusahaan baru yang lahir setelah booming-nya internet.
Mereka sangat menaruh perhatian dan fokus pada internet marketing karena cakupan pemasaran yang lebih luas, waktu yang fleksibel, dan biaya overhead yang lebih rendah dibandingkan dengan marketing tradisional. Apalagi jika dana yang ada untuk marketing masih sangat terbatas.
Jadi tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan internat marketing sebagai strategi pemasaran masa kini.

1.3. Kapan Anda Sebaiknya Menerapkan Internet Marketing?

Jika Anda memiliki rencana membuka usaha atau sudah memiliki bisnis offline/fisik (kebalikan dari bisnis online), saat yang paling tepat memulai internet marketing adalah sekarang juga (atau minimal setelah Anda selesai membaca artikel tentang internet marketing ini).
Mengapa?
Jika Anda baru mulai bisnis online, kisah Anda bisa menjadi seperti Joey di atas. Namun, jika Anda sudah memiliki bisnis tapi masih menggunakan metode marketing tradisional, maka internet marketing dapat membantu meningkatkan volume penjualan Anda, seperti kisah Joni yang akhirnya mengikuti Joey untuk menggunakan internet marketing.
Setelah Anda sudah memilih untuk segera memanfaatkan internet marketing untuk memasarkan bisnis Anda, pertanyaan selanjutnya adalah:
Komponen atau elemen-elemen internet marketing mana yang cocok untuk saya?
Ijinkan saya membantu Anda dengan memberikan pilihan-pilihan di bawah ini:

1.3.1 Berdasarkan Latar Belakang Profesi Anda

Jika sebelumnya Anda memiliki profesi atau pekerjaan tertentu, berikut ini jalur karir dari profesi Anda sebelumnya menuju bagian-bagian internet marketing:
Profesi Anda Saat IniBidang Sub Internet Marketing Yang SesuaiBidang Internet Marketing
Jurusan-jurusan GenetikaWeb Analyst / Penganalisa WebSearch Engine Marketing (SEM)
SalesConversion Rate Optimization (CRO)Search Engine Marketing (SEM)
Para blogger, twitters, dan penggemar beritaSosial Media Marketing (SMM) dan Social Media Optimization (SMO)General Internet Marketing (GIM)
Akuntan, pembukuanPPC ManagerSearch Engine Marketing (SEM)
Manajer proyekSearch Engine Optimization (SEO)General Internet Marketing (GIM)
Jika profesi atau pekerjaan Anda tidak ada pada tabel di atas, maka Anda bisa memperkirakan sifat-sifat dan karakteristik pekerjaan mana pada tabel di atas yang mendekati profesi Anda saat ini.

1.3.2 Berdasarkan Jalur Pembelajaran Internet Marketing

Alternatif lainnya adalah Anda mengikuti jalur pembelajaran (learning path) internet marketing yang direkomendasikan oleh ahli internet marketing, baik Anda baru memulai mempelajari apa itu internet marketing atau sudah pernah mempelajari salah satu bagian internet marketing.
Berikut ini saya berikan beberapa contoh jalur pembelajaran internet marketing.
Jalur #1Bagian 1Bagian 2Bagian 3Bagian 4
1.SEOSosmedConversionAnalytics
2.PPCOnline PRConversionAnalytics
3.SosmedPPCConversionAnalytics
4.PPCSEOSosmedConversion

1.3.3 Berdasarkan Hobi Anda

Selain berdasarkan profesi Anda saat ini dan jalur pembelajaran (learning path) internet marketing yang direkomendasikan oleh para ahli internet marketing, Anda juga bisa memilih bagian internet marketing mana yang akan Anda pelajari dan gunakan berdasarkan hobi Anda. Mari simak tabel di bawah ini.
No.Hobi atau PassionBagian IMTujuan atau Hasil
1.Bermain dengan angka angkaPPCReturn of Investment (ROI) langsung
2.Menulis artikelDisplay MarketingROI langsung
3.Menganalisa secara kuantitatif, bermain dengan angka-angka, ahli MS Excel, melihat data statistic.Web AnalyticROI jangka menengah
4.Menulis, blogging, twitter, facebook, berinteraksi secara online, memberi kabar berita, kreatif dalam pemasaran secara luas dan berkembang (viral marketing).Sosial MediaROI langsung
5.Designer/engineer/marketer, menjembatani dua pihak (dalam hal internet marketing adalah antara marketing dan teknologi), membuat perencanaan strategis, memecahkan masalah, rekayasa balik atau rekayasa mundur (reverse engineering), mendidik, merayu, dan bernegoisasi dengan orang-orang.SEOROI jangka panjang
6.Memahami psikologi konsumen, melakukan A/B testing, memecahkan masalah kompleks.Conversion Optimization (Usability Testing)ROI jangka menengah
7.Bekerja dari rumah, bonus sesuai kinerja, memiliki motivasi diri yang sangat tinggi, menjadi orang sewaan (dalam hal ini memasarkan produk orang atau perusahaan lain).Affiliate MarketingROI jangka pendek/menengah

2. Kesimpulan

Berikut ini kesimpulan mengenai apa itu internet marketing:
  1. Pemasaran internet (internet marketing) atau periklanan daring (online advertising), disebut juga pemasaran online atau periklanan internet, adalah sebuah bentuk dari pemasaran dan periklanan yang menggunakan internet untuk mengirimkan pesan-pesan promosi kepada konsumen.
  2. Internet marketing adalah bagian dari marketing. Dan internet marketing dibagi menjadi beberapa bagian yang disingkat GSDAM (General, Search, Display, Affiliate, dan Mobile). Setiap bagian tersebut terdiri dari beberapa komponen atau elemen. Misalnya General Internet Marketing terdiri dari SEO, Sosial Media, Email, dan Content Marketing.
  3. Istilah internet marketing sering juga disebut online marketing, online advertising, dan internet advertising.
  4. Internet marketing berbeda dengan tradisional marketing dari hal media promosi dan pemasarannya. Internet marketing menggunakan media internet dan online, sedangkan tradisional marketing menggunakan media cetak dan elektronik dan offline.
  5. Internet marketing funnel tidak jauh berbeda dengan tradisional purchase funnel. Perbedaan hanya dari hal media yang digunakan untuk promosi dan pemasaran.
  6. Internet marketing memiliki tujuan yang sama dengan tradisional marketing. Namun karena media promosi dan pemasaran yang berbeda, internet marketing memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan tradisional marketing.
  7. Kapan Anda sebaiknya mulai menggunakan internet marketing untuk memasarkan produk, jasa, atau brand Anda? Jawabnya: sekarang juga.
  8. Anda bisa memilih komponen internet marketing mana yang Anda akan gunakan berdasarkan profesi Anda saat ini, berdasarkan jalur pembelajaran internet marketing yang direkomendasikan para ahli internet marketing, atau berdasarkan hobi Anda.

Sumber :  semseomanagement.com

http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.co.id/
http://ide-peluang-bisnis.blogspot.co.id/p/jasa-pembukuan.html
http://ide-peluang-bisnis.blogspot.co.id/p/program-persediaan-otomatis.html

Jualan di Instragram, Laris Berkat Jurus Hashtag

Instagram memang merupakan salah satu sosial media (sosmed) yang sangat populer untuk dijadikan wadah penjualan bagi para pelaku online shop. Bukan hanya principal bisnis atau pemilik bisnis yang menjual produknya di Instagram, para distributor, agen, reseller ataupun dropshiper juga berbondong-bondong memanfaatkan Instagram.

Memang sosmed yang satu ini terbilang ampuh untuk mendongkrak penjualan. Dengan karakteristik yang memungkinkan penggunanya untuk melihat dan berbagi foto, menjadi ajang yang sangat jitu untuk menggarap pangsa pasar Instragram yang mencapai 300 juta pengguna.

Rico Huang adalah salah satu pemuda yang sukses berjualan di Instagram. Pada artikel sebelumnya, Rico telah mengungkapakan tips mendapatkan seribu followers dalam waktu singkat dengan startegi "I Follow You, You Follow Me, And Then I Unfollow You". Kali ini dia membagi strategi bagaimana agar bisa �pecah telur� mendapatkan pembeli di Instagram. Salah satu caranya adalah dengan menyertakan hashtag di foto produk.


20 Hashtag
Hashtag merupakan kata yang disertai tanda pagar di depannya. Hal itu membuat foto yang kita unggah akan digabungkan secara otomatis dengan foto dengan hashtag yang sama, dan foto tersebut dapat dicari oleh akun lain dengan mengetik kata tertentu. Singkatnya, hashtag di Instagram mempunyai fungsi yang sama dengan program pencari di Google.

"Jadi kalau kita cari produk peninggi kita cari saja hashtag obat peninggi. Pasti muncul akun-akun yang jual obat peninggi," tutur Rico dalam seminar online yukbisnis.com, belum lama ini.
Oleh karena itu, Rico menyarankan untuk rajin menggungah foto produk dengan menyertakan deskripsi produk dan maksimal 20 hashtag dalam satu foto. Jika lebih dari itu, dikhawatirkan foto yang diunggah akan kelebihan kata yang akhirnya malah hanya memunculkan foto tanpa keluar deskripsi dan hashtag-nya.
"Tapi hashtag yang digunakan harus sesuai juga dengan produk yang dijual. Kalau tidak sesuai nanti disangka akun enggak jelas," imbuhnya.

Untuk lebih mengoptimalkan hal tersebut, Rico menyarankan untuk mengunggah foto dengan hashtag tersebut sebanyak 30 foto per harinya. Setidaknya target yang ditetapkan sebanyak 200 foto yang diunggah dalam satu minggunya. Hal itu agar foto yang kita unggah tidak tenggelam dalam pencarian menggunakan hashtag.

"Justru saya malah suruh reseller saya untuk posting 50 foto per harinya. Alhasil mereka semua berhasil pecah telur dan penjualannya cukup banyak," tuturnya.
Namun dia tidak menyarankan untuk mengunggah lebih dari 100 foto. Karena akan diblok oleh Instragram.

Sumber : okezone.com
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com/
http://ide-peluang-bisnis.blogspot.com/p/blog-page.html

Cara Jitu Jualan di Instagram dari Nol

Pesatnya perkembangan teknologi internet telah mengubah pola kebiasaan hidup masyarakat. Bukan hanya gaya hidup, tapi juga kegiatan bisnis atau jual beli juga mulai beralih ke dunia maya. Hampir seluruh media sosial bisa dijadikan ajang untuk melakukan penjualan.

Masing-masing dari media sosial tersebut, mempunyai karakteristik berbeda yang bisa dimanfaatkan untuk dilakukan kegiatan marketing, salah satunya Instagram.
Salah satu yang sukses meraup pundi-pundi keuntungan yang besar dari media sosial ini, yakni Rico Huang pemilik beberapa akun ternama di Instagram. Pemuda berumur 19 tahun yang telah meluncurkan buku "Jago Jualan di Instagram" itu mempunyai beberapa tips bagaimana bisa sukses berjualan di Instagram dari nol.
"Saya punya beberapa trik, ini trik gratisan. Caranya mudah banget, bukan lagi spam comment.


 Itu cara yang tidak pantas untuk dilakukan di Instagram," ujarnya dalam seminar Yukbisnis.com, belum lama ini.Ketika Anda telah membuat satu akun khusus untuk berjualan di Instagram ada satu cara untuk mendapatkan followers yang banyak dalam waktu relatif singkat. Pertama, cari akun yang berjualan produk dengan jenis yang sama dengan apa yang kita jual. Tentunya akun tersebut harus telah memiliki followers yang cukup banyak.

Kemudian, lanjut Rico, follow semua followers dari akun tersebut, minimal 50 ribu akun. Setelah following akun kita mencapai angka tersebut kunci akun Instagram kita. Dengan dikuncinya akun kita, otomatis akan memancing rasa penasaran dari akun yang telah kita follow. Dengan begitu kemungkinan besar mereka akan mem-follow akun kita karena penasaran dengan foto produk kita.

"Akun saya yang @alonagadget itu awalnya seperti itu, saya follow semua followers kan yang jualannya sama dengan saya. Karena followers dia merupakan target pasar yang sama. Otomatis kan target yang kita garap tepat sasaran. Dan pasti mereka penasaran untuk mem-follow kita kalau kita gembok," tuturnya.
Ketika akun kita masih dalam posisi dikunci, manfaatkan untuk mengunggah foto produk sebanyak-banyaknya. Tentu dalam hal ini lakukan juga strategi potongan harga, dengan mencantumkan harga lama yang dicoret dengan harga yang telah didiskon. Pastikan juga harga yang kita banderol lebih murah dari akun kompetitor yang akan kita ambil followers-nya.

"User di Instagram ini suka banget sama harga coret. Apa lagi cewe atau ibu-ibu muda itu suka banget gambar dengan harga yang dicoret. Ini juga berlaku di Instagram bukan hanya di mal. Lumayan dengan cara itu, dulu di awal-awal saya bisa dapat 10-20 order per hari," ujarnya meyakinkan.

Setelah itu, Rico menyarankan, jika dirasa followers kita sudah mencapai seribu akun dan following kita masih berjumlah 50 ribu, maka bisa dilakukan unfollow. Hal itu dikarenakan banyak pula akun Instagram yang sudah tidak aktif atau hanya akun palsu atau bot.

"Itukan berarti kita membuang yang tidak efektif, percuma juga follow mereka. Selain itu juga enggak enak dilihat juga kalau followers kita jauh lebih sedikit dibanding following kita. ini namanya strategi i follow you, you follow me, and then i unfollow you," tandasnya seraya tersenyum.

Sumber : okezone.com
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com/
http://ide-peluang-bisnis.blogspot.com/p/blog-page.html

Mencetak cuan dari situs market place

Pasar anak muda menjadi salah satu ceruk bisnis yang cukup potensial untuk disasar oleh para pebisnis. Salah satunya lewat sektor fesyen. Terang saja, anak muda memang selama ini sangat lekat dengan tren fesyen dan gaya hidup. Mereka sangat mudah mengikuti tren mode terkini agar selalu terlihat trendi. Itulah yang membuat Aria Rajasa, pendiri situs Tees.co.id optimistis membangun situs toko online yang menyasar kalangan anak muda.

Agar usahanya ini berbeda dengan toko online kebanyakan, Aria membuat beberapa perbedaan layanan dalam situs ini. Salah satunya adalah para konsumen bisa memesan produk fesyen yang tersedia di toko ini dengan desain yang mereka inginkan alias customized. Produk fesyen yang ditawarkan seperti kaus anak dan dewasa, kemeja, sweater, jacket, casing ponsel, poster dan banyak lagi.

Situs ini dibuat berawal dari pengalaman Aria yang kesulitan membeli kaus-kaus clothing line yang sedang tren di kalangan anak muda sejak beberapa tahun silam. Clothing line adalah bisnis pakaian dan produk fesyen karya desainer independen yang biasanya dipasarkan lewat distro-distro atau melalui jejaring sosial (online).


Karena waktu itu selalu ada rata-rata kuantitas minimum yang harus dia beli. Padahal, dia hanya membutuhkan sedikit untuk dia gunakan sendiri. Sehingga dia merasakan kebingungan bagaimana cara mengatasi stok kaus yang berlebih. Dari situ, dia memiliki ide untuk menjalankan bisnis clothing line namun tidak perlu ada kuantitas pembelian minimum bagi para konsumen. "Sehingga masalah kelebihan persediaan bisa diatasi," ujar dia.

Itulah yang membuat situs Tees.co.id terbentuk dengan metode print-on demand, alias dibuat setelah ada pesanan yang datang. Situs Tees.co.id sengaja di bentuk untuk memudahkan para desainer kaus atau yang ingin mencari produk fesyen dengan desain unik dapat dengan mudah mendapatkannya di situs ini tanpa harus ada jumlah minimum pemesanan.

Ada 20 kategori produk
Menurut dia, model situs seperti ini bukan hal baru di luar negeri. Namun Aria mulai memperkenalkan dan mengadadaptasikan di Indonesia. Bersama dengan dua rekannya, Bima dan Gary, mereka mendirikan situs Tees.co.id di tahun 2011. Berbekal dari ilmu yang dia dapat dari kuliah di jurusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), Aria mengembangkan situs ini bersama teman-temannya dengan modal yang minimal.
Sebelumnya, Aria memang telah memiliki cukup pengalaman dalam bidang desain web dan blog. Pada tahun 2005 silam, dia sempat membuat desain dan program situs  e-Aceh-nias.org yang isinya menampilkan data bantuan dana untuk tsunami Aceh dari berbagai pihak. Di tahun 2010, dia juga mengembangkan situs toko online gantibaju.com.

Aria bilang, kelebihan situs ini adalah tujuannya yang untuk memudahkan semua orang untuk menjual desain mereka dalam berbagai bentuk produk fesyen tanpa modal dan pengetahuan pencetakan. Arya juga ingin semua orang bebas berkarya dan menghasilkan uang dari karyanya sendiri. Sehingga, setiap orang yang memiliki banyak ide desain dalam kepalanya, dapat membuka lapak sendiri di situs ini.
Aria akan mengurus semua hal dari hal pembelian dan pembayaran, percetakan, pengiriman dan layanan purna jual. Sehingga desainer yang memiliki toko di situs ini bisa focus dalam berkarya dan mempromosikan desain mereka.

"Awalnnya kami membuka usaha ini dengan modal nekat aja, kami buat prototype awal dan langsung jalan. Ternyata mendapatkan respons yang lumayan, sehingga kami teruskan sampai sekarang,� ucap Aria.
Saat ini Tees.co.id  mempunyai lebih dari 20 kategori produk fesyen yang dijajakan. Aria bilang Tees.co.id memang fokus menjual produk-produk mulai dari kaus, kemudian melebar ke produk fesyen lainnya. Ada tiga kategori besar yakni: fesyen, asesoris gadget dan produk dekorasi yang diaplikasikan dengan cara dicetak, seperti poster.

Lantaran customized, produk yang dijajakan di sini lebih personal. Semisal ada pelanggan yang ingin menambahkan inisial namanya di sebuah produk, atau munta dibuat hadiah untuk teman dengan menambahkan nama teman tersebut di sebuah mug. "Semua itu bisa dilakukan di Tees.co.id," katanya.
Sistem kerjasama antara Aria dengan para desainer yang membuka lapak sendiri di situs ini adalah hanya dengan mendaftar saja dan tidak dipungut biaya atau gratis tanpa modal. Manajemen Tees.co.id berusaha semaksimal mungkin untuk mempermudah orang dalam berjualan. cukup dengan membuka toko di Tees, memasukkan produk mereka, dan mereka sudah siap berjualan. "Biasannya kami hanya mengambil keuntungan dari komisi setiap penjualan,� tandas Aria.

Sistem bagi keuntungan hanya dengan mengenakan ongkos produksi cetak kaus saja sebesar Rp 120.000 per unit. Misalnnya harga jual kaus ke konsumen sebesar Rp 149.000 per unit, Aria hanya mengambil untung dari harga produksi kaus sebesar Rp 120.00. Sehingga si pemilik desain akan mendapat sisa hasil penjualan sebesar Rp 29.000 per kaus.

Penetapan harga jual diserahkan kepada masing-masing desainer. Namun Aria juga memberi saran bagi para penjual untuk menentukan harga jual. �Dari harga produksi itu kami menjamin tanpa risiko dan proses pembuatannya cepat. Kami sediakan semua dari online market place, produksi, pengurusan stok barang, sampai layanan konsumen,� ujar Aria. Saat ini Tees.co.id  telah memiliki lebih dari 20.000 pemilik toko yang sudah menghasilkan lebih dari 100.000 desain produk fesyen.    
                            
Demografi pembeli Tees.co.id saat ini yang terbesar berasal dari Jakarta. Kemudian setelah itu dari beberapa kota besar lainnya seperti Surabaya, Solo, dan Makassar. Sementara para desainer yang membuka lapak di situs ini cukup merata, meskipun Jakarta tetap menjadi daerah dengan store owner terbesar. Namun sayang, Aria Rajasa, pendiri Tees.co.id enggan menyebutkan berapa banyak omzet penjualan per bulan yang dia raih.

Ke depannya, Aria memiliki mimpi dan rencana untuk melebarkan sayap ke Asia Tenggara dalam waktu dekat ini. Dia juga ingin membuat Tees.co.id menjadi  tempat tujuan semua orang yang membutuhkan customized merchandise.
Agung Harsoyo, pengamat e-commerce mengatakan, situs ini cukup bagus karena memudahkan desainer bisa menjual produknya dan tetap fokus melakukan desain tanpa harus mengurus masalah pemasaran dan lainnya. Ini merupakan satu model bisnis baru dan kreatif. "Saya rasa pembagian keuntungan pun cukup realistis, dan menguntungkan masing-masing pihak,� ujar Agung kepada KONTAN.

Agung menyarankan, agar perlu diperhatikan masalah sistem pembayaran produk. Karena produk dalam situs ini menyasar anak muda, sehingga belum tentu semua anak muda memiliki rekening bank sendiri. Tidak ada salahnnya Tees.co.id menjalin kerjasama denga convenience store seperti Seven Eleven, Indomaret, Lawson, Circle K, dan lainnya untuk bisa melakukan transaksi pembelian produk di Tees.co.id. Ini untuk mendekatkan dengan target pasar anak muda dan untuk kemudahan transaksi.

Selanjutnya,  sebagai situs market place, ada baiknya situs ini membuat aplikasi untuk bisa memantau alias tracking posisi pengiriman barang hingga barang pesanan sampai tujuan. Ini bertujuan agar konsumen bisa merasa aman dalam melakukan transaksi.      

Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com

Cicipi fulus dari unggah video di Youtube

Anda tentu tahu nama penyanyi Justin Bieber. Nah, kalau Amerika Serikat punya Bieber, Indonesia punya banyak selebritas yang mengawali karier lewat situs video Youtube, seperti Gamaliel dan Audrey Tapiheru. Ya, situs video sharing itu memang sudah memunculkan banyak aktris-aktris baru.

Namun, ternyata, popularitas bukanlah satu-satunya hal yang bisa diraih dengan memamerkan karya di Youtube. Sebagai youtubers, sebutan untuk pemilik akun Youtube, Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Youtube memiliki program kemitraan bagi para penggunanya. Lewat program ini, Youtubers bisa mendapatkan uang dari iklan yang ditayangkan pada video unggahan si youtuber.

Caranya gampang-gampang susah. Anda hanya perlu memiliki akun Youtube lalu mengunggah video karya Anda di platform video online tersebut. Namun, video Anda harus disaksikan banyak orang dulu jika ingin mendapatkan pemasukan yang besar.

Semua orang bisa memonetisasi Youtube berkat program kemitraan yang ditawarkan situs di bawah bendera grup Google ini. Anda hanya perlu mendaftarkan akun Youtube sebagai mitra Youtube. Selanjutnya, Youtube akan memberikan ketentuan yang harus diikuti. Anda akan diberikan pilihan untuk memonetisasi akun Youtube atau tidak. Jika iya, maka pada video yang Anda unggah, Youtube akan menyisipkan iklan di awal video.


Program kemitraan ini merupakan salah satu cara Youtube mendapatkan penghasilan dari iklan. Pada tiap video Youtube yang dipasangi iklan, sang pemilik akun pun akan mendapatkan imbalan. Nah, besaran imbalan ini berbeda-beda untuk tiap video. Namun, semakin banyak yang menyaksikan video dengan sisipan iklan, maka imbalan yang diberikan pun semakin besar.

Sacha Stevenson adalah salah satu youtubers yang memanfaatkan monetisasi Youtube ini. Bule asal Kanada ini sejak tahun lalu terkenal lewat video-videonya yang berjudul �How To Act Indonesian�. Sacha mengaku sudah mengenal Youtube sejak lama. Ia bergabung dengan situs ini sejak tahun 2011. Dulu, ia mengunggah video berupa parodi lagu yang ia kreasikan sendiri. Namun,
video semacam itu tak begitu populer. Tak banyak yang mengetahui keberadaan akun yang bernama Sasaseno itu.

Angin keberuntungan mengarah padanya sejak ia mengubah konsep konten video. Di video-videonya, Sacha mengkritik kebiasaan-kebiasaan orang Indonesia dengan gaya parodi. Namun, ketika diunggah pada Agustus 2013, video itu tak langsung nge-hit.

Baru pada video ketiga, nama Sacha diperhitungkan sebagai Youtubers yang terkenal. Orang-orang menilai videonya nyeleneh tapi bisa jadi kritik tajam untuk orang Indonesia. Di salah satu video, Sacha menirukan perilaku orang Indonesia yang sembarangan dalam menyeberang jalan. Di video lain, ia menyoroti kebiasaan orang Indonesia membawa mi instan ketika pergi ke luar negeri.

Sacha mengakui tidak semua menyetujui dengan konten video yang ia sajikan di akun Youtube miliknya. Namun, di samping kontroversi yang ditimbulkan, banyak orang yang mengikuti akun Sasaseno itu. Video-videonya selalu mendapatkan banyak kunjungan. Hingga kini, Sacha bahkan sudah memiliki sekitar 194.583 subscribers (istilah untuk pengikut akun di Youtube).

Sacha bilang, semua akun Youtube bisa dimonetisasi. Namun, penghasilan yang didapat dari program kemitraan ini sangat beragam. Youtube akan memberikan sejumlah uang sesuai dengan jumlah kunjungan pada video milik mitranya.

Untuk menambah penghasilan, monetisasi Youtube ini bisa jadi strategi yang bagus. Dalam sebulan, jika videonya sering ditonton, Sacha bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 10 juta dari Youtube. Namun, ia menyayangkan nilai ini tak sebesar dari youtubers luar negeri. �Kalau di luar negeri, imbalan dari Youtube bisa jauh lebih besar dibandingkan youtubers Indonesia. Tapi saya tak tahu alasannya,� kata Sacha.

Bisa perusahaan
Akun Youtube lain yang mengikuti program kemitraan ini ialah Eka Gustiwana Putra. Para youtubers mengenal Eka melalui aransemen lagu yang ia tampilkan di Youtube. Eka bilang, sejak tahun 2009 ia sudah punya akun Youtube, tapi ia hanya mengunggah video pribadi. Lalu, akun itu ia biarkan sampai 2011.
Eka bercerita, ia pernah merintis karier sebagai penyanyi dari kafe ke kafe. Bahkan ia juga pernah membentuk grup band musik. Sayangnya, karier ini kurang berhasil. Namun itu tak menghentikan Eka untuk terus berkarya.

Eka kerap mengikuti lomba membuat jingle. Lantaran sering menang lomba, Eka dipilih untuk mengaransemen lagu untuk Nikita Willy pada 2010. Di samping itu, Eka mulai memproduksi lagi jingle untuk perusahaan dan iklan. �Tapi dulu kurang ter-expose,� ungkapnya.
Nama Eka bersinar ketika ia membuat video parodi Arya Wiguna yang wajahnya sempat mengisi layar kaca pada 2013. Video itu ditonton oleh satu juta orang. �Dari situ saya konsisten untuk berkarya lewat wadah Youtube,� ujar dia.

Eka enggan mengatakan penghasilan yang ia dapat dari Youtube. Namun, ia bilang, Youtube punya sistem penghitungan sendiri. Youtube bisa menganalisa video yang ditonton sampai akhir atau yang hanya ditonton selama lima detik. Nah, penghasilan mitra dihitung berdasarkan jumlah penonton dan lama video ditonton. �Penghasilan saya perbulan yang diperoleh dari Youtube itu di atas UMR,� cetus dia.

Pemasukan dari Youtube menyumbang setidaknya 30% dari total penghasilan pribadinya per bulan. Menurut Eka, ada Youtubers yang bisa meraih lebih dari Rp 10 juta hanya dari pemasangan iklan di Youtube.
Tak hanya perorangan, akun Youtube milik perusahaan pun bisa meraup keuntungan dari program kemitraan Youtube ini. Media penyedia konten hiburan dan humor seperti Malesbangetdotcom (MBDC) bisa menjadi contoh.

CEO MBDC Christian Sugiono menuturkan, MBDC sudah jadi mitra Youtube sejak awal 2013. Lantaran, videonya populer di kalangan Youtubers, MBDC ditawari mengikuti program kemitraan Youtube. Sebagai media yang fokus memproduksi konten video, Christian pun langsung menyetujui tawaran tersebut. �Kami juga melihat Youtube sebagai platform yang paling baik dalam menyajikan video secara online,� ucap Christian.

Menurut pria berusia 33 ini, penghasilan dari program kemitraan Youtube ini tak bisa dibilang besar. Untuk tiap 1.000 views, Christian bilang, besaran uang yang diberikan Youtube ada pada kisaran US$ 3�US$ 6. �Ini berubah terus tergantung dari Youtube,� ucap dia.
Dus, MBDC memang tak menggantungkan pemasukan dari program ini. Pasalnya, program ini hanya menyumbangkan penghasilan di bawah kisaran 10% untuk MBDC.

Tidak Sekadar Uang
Para youtubers yang menjadi mitra Youtube ini mengaku program kemitraan tidak hanya menghasilkan keuntungan dalam bentuk materi bagi mereka. Contohnya Sacha, yang membangun kariernya di dunia televisi. �Saya sering diundang oleh stasiun televisi untuk membicarakan akun Youtube milik saya. Bahkan ada juga yang menawari saya untuk bikin buku,� ucapnya.

Bila tertarik mengantongi pendapatan dari Youtube, Sacha bilang, saat ini merupakan saat yang tepat. Pasalnya, Youtube di Indonesia belum berkembang secara maksimal. Masih banyak pengguna internet di sini yang belum mengakses Youtube. Bahkan akun yang punya subscribers satu juta orang hanya Raditya Dika. Padahal di luar negeri, hal semacam itu sudah biasa terjadi. �Mending mulai sekarang karena kalau tunggu nanti, akan susah karena kompetisinya akan lebih ketat dan akan semakin banyak yang membuat video Youtube,� cetus Sacha.

Ia menambahkan, Youtube bisa dijadikan awal karier di bidang hiburan. Akan tetapi, selain keterampilan membuat video yang menarik, youtuber harus memiliki keterampilan lain. Sacha, misalnya, bisa jadi presenter di beberapa acara karena orang-orang mengenal dia lewat Youtube.

Berbeda dengan Eka yang kerap mendapatkan orderan membuat stick composing untuk iklan dan perusahaan-perusahaan berkat Youtube. �Ada juga yang bikin video Youtube lalu diajak main sinetron lalu jadi artis,� ucap pemilik akun dengan 277.000 subscribers ini.

Christian juga menyetujui hal itu. Menurut dia, program kemitraan ini bukan semata-mata jadi sumber penghasilan tapi mendatangkan peluang yang lebih besar lagi. Dengan jadi mitra Youtube, konten video MBDC lebih mudah ditemukan. Pasalnya, sebagai mitra, MBDC mendapat perlakuan khusus sehingga sering dipromosikan Youtube. Ini menambah jumlah subscribers akun MBDC secara signifikan. Secara otomatis, brand awareness MBDC di kalangan masyarakat pun semakin meningkat.   

Harus berani bereksperimen
Menjadi mitra Youtube bisa menjadi sumber penghasilan baru. Akan tetapi, hal ini tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak faktor yang membuat sebuah video ditonton banyak orang. Faktor utama adalah konten yang menarik.

Christian Sugiono, CEO Malesbangetdotcom mengatakan youtuber harus mengunggah video dengan konten bagus secara terus-menerus. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan satu video saja. Untuk konten, saat ini Christian bilang, video yang paling banyak ditonton adalah video yang berisi pengalaman jalan-jalan atau tutorial serta video-video komedi.

Yang perlu diperhatikan, Youtube sangat ketat dalam hal hak cipta. Pastikan video yang Anda unggah merupakan karya orisinil. �Kalau melanggar, Youtube akan memblok video sehingga tidak bisa ditonton lagi,� katanya.
Sementara youtuber Sacha Stevenson menambahkan, untuk bisa terkenal di Youtube bukan perkara instan. Namun, yang penting, seseorang harus terus-menerus menyajikan konten yang menarik. �Kalau pada video pertama belum banyak yang tonton, belajar dari situ lalu bikin video yang lebih bagus lagi sehingga banyak orang menonton videomu,� ujarnya.

Di sisi lain, untuk jadi youtuber juga harus punya keterampilan teknis membuat video. Sacha harus belajar bagaimana mengambil gambar dengan kamera DSLR serta mengedit video itu di komputer. Pasalnya, konten yang menarik saja tak cukup, video juga harus bagus alias enak ditonton.

Untuk menghasilkan video yang bagus, tak tanggung-tanggung Sacha harus membeli peralatan lengkap. Kini, setiap membuat video, biasanya Sacha menggunakan kamera DSLR, tripod, wireless microphone dan peralatan audio. Perlengkapan ini dimilikinya dengan mengeluarkan sekitar Rp 30 juta. �Untuk pemula, peralatan tak harus lengkap dan kualitas paling bagus, kamu bisa pinjam atau sewa supaya lebih murah,� tutur dia.

Dari segi konten, Sacha menyarankan youtuber sudah memilih tema tertentu sejak video pertama. Setelah diunggah, baru kelihatan, seberapa menarik tema itu untuk youtuber lain. �Minta saran dari teman. Kalau bikin video komedi tapi tidak bagus bisa beralih atau terus bereksperimen sehingga videonya lucu dan bisa dinikmati banyak orang,� kata dia.

Menurut Sacha, tidak ada kata gagal ketika mencoba menyajikan video Youtube. Kalau terus belajar dan rajin mempromosikan video, kemungkinan untuk terkenal di Youtube pun semakin lebar. Eksperimen merupakan hal paling penting karena seperti yang ia katakan, ini bukan perkara instan.

Jika sudah mantap dengan konten, baru sempurnakan hal teknis, seperti pengambilan video dan editing. Sacha bilang, banyak youtuber yang membuat video dengan berbekal kamera yang ada di ponsel pintar. �Peralatan canggih bukan hal utama, tapi kalau bisa dan mampu, mengapa tidak? Karena kualitas video yang bagus bisa jadi daya tarik sebuah video sering ditonton orang,� ungkap dia.                     

Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/
http://tas-dompet-organizer.blogspot.com/

Portal yang memudahkan orang bertransaksi keuangan

Tingkat literasi keuangan masyarakat di Indonesia sangat rendah. Menurut riset yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan masyarakat sangat mini alias hanya 21,8%. Ini berarti hanya sekitar 52 juta orang yang paham terhadap industri keuangan serta produk keuangan dengan baik.
Di tengah kondisi ini, muncul situs yang bisa jadi alternatif untuk mengenal produk keuangan secara detil. Situs tersebut berdomain www.cekaja.com yang dirintis oleh JP Ellis sebagai chief executive officer (CEO). Adapun pendanaan berasal dari Mountain South East Asia Venture yang berlokasi di Jakarta Barat.
Selain mendapat informasi, melalui Cekaja, Anda juga bisa membandingkan produk-produk finansial. Jadi, tak perlu bingung dalam membuat keputusan finansial. Meski sudah didirikan pada Januari tahun ini, Cekaja versi beta baru resmi meluncur pada April lalu. �Kami mulai dengan produk kredit dan deposito, tapi sekarang sudah diperluas dengan produk asuransi, bahkan langganan televisi kabel,� ujar Ellis.

Ia menerangkan Cekaja bertindak sebagai perantara untuk mempermudah nasabah melakukan keputusan finansial dan berlangganan televisi kabel. Pada akhirnya, yang menyediakan peminjaman ataupun menyimpan dana nasabah adalah lembaga keuangan, bukan Cek-aja. �Lewat CekAja.com, prosesnya lebih transparan, lebih gampang, dan lebih cepat. Nasabah juga tidak dipungut biaya oleh kami,� katanya.
Alhasil, masyarakat tak perlu lagi datang ke bank untuk mencari detail produk yang ditawarkan. Bahkan, dengan informasi yang lengkap di situs ini, masyarakat bisa membandingkan antara produk keuangan yang satu dengan yang lain.


Namun, Cekaja juga tetap butuh data pribadi nasabah yang ingin melakukan transaksi keuangan melalui portal tersebut. Hal ini sudah diatur oleh peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.
Dus, nasabah yang mengisi formulir dan mendaftar sebuah produk di CekAja.com akan melakukan otorisasi khusus bahwa mereka bersedia untuk dihubungi oleh layanan call center. Tujuannya untuk verifikasi data.
Portal ini juga memberi layanan gratis jemputan kurir untuk syarat dokumen yang dibutuhkan secara fisik. �Setiap kegiatan konfirmasi dilakukan atas persetujuan pengguna Cek-aja alias nasabah,� ucap dia.
Cekaja juga akan memverifikasi setiap data pribadi yang di-input oleh nasabah ketika mengajukan aplikasi sebuah produk. Ketentuannya, data tersebut tak akan disebarkan pada pihak lain tanpa kesepakatan nasabah.

Untuk merambah startup ini, Ellis mengatakan dana yang dikeluarkan lebih dari Rp 1 miliar. Adapun pemasukan rutin startup ini berasal dari komisi yang diberikan lembaga keuangan. Sejauh ini, Ellis bilang, Cekaja bermitra dengan lebih dari 50 lembaga keuangan. Tiap transaksi keuangan yang terjadi di Cekaja, mitra akan memberikan komisi sesuai kesepakatan dengan Cekaja.
Meski enggan mengungkapkan besaran komisi yang diterima, Ellis menjelaskan kesepakatan dari tiap bank atau lembaga asuransi berbeda, begitu juga produknya.

Tonjolkan kelokalan
Ellis menyadari bahwa Cekaja bukanlah satu-satunya portal yang menawarkan jasa membandingkan produk keuangan. Akan tetapi, ia optimistis Cekaja bisa diterima karena menampilkan ciri khas lokal. �Portal lain berasal dari Kuala Lumpur, Singapura, tapi kembali lagi mereka rata-rata tidak punya fasilitas seperti kami, yakni call center, online chatting, dan konsultasi gratis,� tuturnya.
Menurut Ellis, portal lain juga hanya fokus pada satu produk keuangan. Sementara, kebutuhan finansial masyarakat sangat banyak. Selain itu, mungkin mayoritas startup lain belum bekerjasama dengan bank dan regulator. Berbeda dengan Cek-aja yang bermitra dengan lembaga keuangan agar nasabah juga yakin kerahasiaan data pribadi mereka terjaga.

Di situlah letak tantangan pengelola startup serupa Cekaja. Ellis beserta timnya harus bertemu dengan pihak lembaga keuangan untuk meyakinkan bahwa startup ini merupakan evolusi di dunia keuangan. �Kami harus kerjasama dengan bank atau lembaga keuangan lain karena kami tak mau main-main,� tegas Ellis.
Komitmen Cekaja untuk memberikan layanan terbaik berbuah manis. Pengguna Cekaja semakin banyak. Saban bulan, ada 200.000 pengguna portal ini. Sementara, yang jadi nasabah alias yang melakukan transaksi keuangan mencapai 50.000 orang. Sampai sekarang, transaksi yang paling ramai dilakukan ialah pinjaman atau kredit perbankan, KPR, asuransi kesehatan, dan kartu kredit.

Head of Content and Media Relations Cekaja.com, Irijanto, menambahkan, ciri lokal dari portal ini juga dengan menggunakan momen liburan seperti Lebaran atau Natal untuk memberi promo pada nasabah. Kenaikan harga BBM yang baru saja terjadi juga jadi ajang promosi Cekaja. �Untuk nasabah yang beli bensin dengan kartu kredit bisa mendapat cash back. Itu kan lokal, dan akan kami lakukan karena kami fokus pada nasabah,� kata Irijanto.

Selanjutnya, Ellis bilang, Cek-aja juga akan merambah ke negara tetangga. Ia baru saja meresmikan portal layanan finansial dengan nama I Compermo di Filipina mulai November. Filipina jadi pasar kedua yang dibidik Ellis karena karakteristik masyarakatnya mirip dengan Indonesia. Regulasinya pun tak jauh berbeda. �Cara menghitung bunga KTA atau KPR di Filipina dengan Indonesia menggunakan rumus yang sama, jadi kami yakin di sana portal ini juga akan berkembang,� ungkap dia.  

Layanan komplet menjaring nasabah
Kepuasan pelanggan menjadi kunci utama mengembangkan usaha yang menawarkan jasa. Strategi tersebut dilakukan oleh CekAja.com dengan membuat layanan komplet seperti call center, online chatting, dan artikel keuangan.
CEO Cekaja JP Ellis mengakui dibandingkan dengan portal lainnya, Cekaja tidak menduduki peringkat pertama dalam hal traffic alias kunjungan pengguna internet. �Akan tetapi dari sisi kualitas, kami jauh lebih bagus karena memberikan layanan yang lengkap,� tandas dia.

Berkaca dari keberhasilan portal Amazon atau Alibaba, Ellis menekankan pentingnya mengutamakan nasabah. Cekaja pun mengupayakan layanan yang komplet agar nasabah benar-benar paham sebelum mengambil keputusan.
Irijanto, Head of Content and Media Relations  CekAja.com, menambahkan, selama ini nasabah kerap kesulitan atau terkendala dalam melakukan transaksi kredit. Orang acapkali menemui kesulitan ketika ingin meminjam uang ke bank. �Biasanya kami mengarahkan dulu agar konsumen melakukan perbandingan bank yang terdaftar sebagai mitra kami,� tutur Irijanto. Selain itu, juga ada layanan konsultasi gratis dengan pakar di bidang keuangan.  

Sumber : kontan.co.id
http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/

"Digital Marketing" revolusi strategi pemasaran di era digital

Sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi, teknologi digital kini tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, hal ini mendorong digital marketing sebagai revolusi strategi pemasaran di era digital.

"Di era ini, wi-fi dan baterai (daya untuk smartphone) sudah menjadi kebutuhan dasar, saat makan, saat berbelanja sebagian besar orang tidak bisa lepas dari smartphone mereka," kata pakar marketing Tanadi Santoso dalam seminar Digital Marketing Revolution di Makassar, Selasa.

Tanadi mengatakan terdapat sekitar 82 juta jiwa populasi yang saat ini berusia 15-34 tahun, mereka disebut sebagai generasi Y yang dalam aktivitas sehari-harinya tidak bisa terlepas dari teknologi digital seperti "smartphone".Generasi ini, kata Tanadi merupakan pasar potensial pemasaran digital yang sangat besar.


"Terlebih lagi menurut penelitian, perilaku generasi ini cenderung menular hingga ke generasi sebelum mereka dan generasi yang lebih muda yang kini usianya kurang dari 14 tahun yang jumlahnya sekitar 60 juta jiwa," paparnya.

Menurut Tanadi ada empat hal yang perlu diperhatikan untuk membangun merek dalam pemasaran digital.

"Kami menyebutnya The Royal Family of The Digital Marketing," ujarnya.

Yang pertama, lanjutnya, adalah "King" yang dalam hal ini adalah content atau muatan produk anda.

"Nilai content dapat berupa informasi atau hiburan, buatlah sebuah kisah yang dapat menjadi viral," katanya.

Selanjutnya sebagai "Queen" adalah digital advertising. Dalam membuat digital advertising, ia mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu target yang spesifik, perilaku dan demografi target iklan.

Selain itu ada pula "Prince" yaitu perangkat mobile. Pengguna perangkat mobile, kata Tanadi, semakin meningkat, hal ini perlu menjadi pertimbangan bagaimana layanan yang diberikan dapat diakses secara mobile.

Yang terakhir dan tak kalah penting adalah sosial media sebagai "princess" pemasaran digital. Sosial media seperti facebook, twitter, instagram, kata Tanadi, memiliki peluang besar sebagai sarana digital marketing.

Sumber : antaranews.com
 http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/

How to Contact Facebook Support: 7 Easy (& Direct) Ways

  We�re here for you. Thankfully, Facebook offers many options when seeking support. We developed this guide to show you all the ways to co...